1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. HOT NEWS
Corona Belum Usai, China Dikejutkan Virus Baru yang Bisa Bunuh Dalam Hitugan Jam

Penulis : imron

25 Maret 2020 12:00

China kembali dikejutan dengan kemunculan sebuah virus yang cukup mematikan.

Planet Merdeka - Kasus wabah virus covid-19 yang berawal ditemukan di Hubei, Wuhan, China, membuat seluruh dunia waspada. Bahkan saat ini virus tersebut diketahui sudah mewabah di sejumlah negara termasuk di Indonesia.

Saat ini di Wuhan sendiri, penderita infeksi covid-19 semakin berkurang, bahkan dilansir dari laman SMCP, dikatakan bahwa tak ada lagi kasus infeksi covid-19 di daerah tersebut. Pemerintah China juga akan mencabut status lockdown Wuhan pada 8 April 2020 mendatang.

Baru saja reda dengan Covid-19, China kembali dikejutan dengan kemunculan sebuah virus yang cukup mematikan.

2 dari 4 halaman

Melansir laman weibo, pada Senin (23/03/2020), dikabarkan seorang pria tewas saat berada di dalam bis yang tengah ditumpanginya. Melansir dari postingan twitter China Global Times, Pria itu dikabarkan tewas bukan karena virus corona atau Covid-19, melainkan oleh virus lain bernama hantavirus.

Berdasarkan kronologi yang ditulis dalam laman weibo diketahui bahwa pria tersebut tengah naik bus Shandong Leasing Limited Longwei yang berisi dua orang sopir, seorang petugas medis, dan 30 pekerja di Kota Mengding. Mereka diketahui tengah dalam perjalanan pulang ke Provinsi Shandong.

3 dari 4 halaman

Kronologi kejadian

Ketika bus itu melewati distrik Ningshan, Provinsi Shaanxi, petugas medis yang ada di dalam bus membantu seorang pekerja yang merasa kurang enak badan. Petugas medis akhirnya menghubungi call center 120 untuk meminta pertolongan.

Tak lama, setelah petugas medis datang untuk memeriksa demam dan indikasi pneumonia dari pasien, pasien itu akhirnya tewas.

Petugas medis menemukan, kematian pekerja itu tidak berkaitan dengan virus corona, tetapi virus bernama hantavirus berdasarkan tes asam nukleat, di mana pekerja lainnya juga diminta mengikuti tes yang sama.

Sebanyak 32 orang lainnya di dalam bus akhirnya dites untuk mengetahui apakah terjadi penularan penyakit atau tidak.
4 dari 4 halaman

Virus berasal dari tikus dan tak menyebar melalui udara.

Hantavirus, berdasarkan Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan (CDC) AS, adalah anggota virus yang penyebarannya diawali oleh hewan pengerat tikus dan dapat menyebabkan beragam penyakit kepada manusia.

Disebutkan pula bahwa virus ini tidak menular atau tidak menyebar melalui udara, tetapi dapat menyebar jika orang-orang menyentuh urine, tinja, dan air liur tikus atau mengalami gigitan dari hewan perantara virus (inang) yang terinfeksi.

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : imron

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya