1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. HOT NEWS
Detik-detik Pilot Batik Air Pingsan Hingga Pesawat Mendarat Darurat di Bandara El Tari Kupang

Penulis : Moana

18 November 2019 09:57

Pesawat Batik Air mendarat darurat

Minggu (17/11/2019) siang, pesawat Batik Air Seri A-320 melakukan pendaratan darurat di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pesawat tersebut mendarat darurat karena pilot yang bertugas untuk mengemudikannya mengalami sakit. Karena tak kuasa untuk menahan rasa sakitnya, pilot Batik Air, Djarot Harnanto memutuskan untuk mendarat darurat di Bandara El Tari tersebut.

2 dari 8 halaman

Pernyataan Corporate Communications Strategic of Batik Air

Sementara itu, terkait hal ini, Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro menyebut bahwa Djarot mengalami pusing berat hingga konsentrasinya terpecah dan lemas. Sebelum menurunkan ketinggiannya, pilot sempat menginformasikan bahwa ia mengalami gangguan kesehatan. 

"Sebelum menurunkan ketinggian, Pilot in Command (PIC) dalam hal ini pilot merasa adanya gangguan kesehatan dengan indikasi pusing berat sehingga membuat konsentrasi terpecah dan lemas," ujar Danang. 
3 dari 8 halaman

Dipandu oleh Co-Pilot

Saat mengetahui bahwa pilot sedang mengalami gangguan kesehatan, co-pilot yang ikut menerbangkan pesawat tersebut pun langsung menginformasikan bahwa penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta tersebut akan mendarat dalam keadaan darurat.

Pesawat tersebut diketahui membawa 148 penumpang dan 7 orang kru pesawat. Pesawat Batik Air seri A-320 kemudian mendarat mulus di Bandara El Tari pada pukul 12.46 WITA. Pesawat pun kemudian ditarik menggukan mobil push back dari ujung landasan bandara menuju pelataran pesawat.
4 dari 8 halaman

Pilot masih dalam keadaan sadar

Terkait hal tersebut, General Manager Lion Air Group, Kupang, Rinus Zebua memastikan bahwa pada saat melakukan pendaratan, pilot Djarot masih dalam keadaan sadar dan tak pingsan seperti yang diberitakan sebelumnya. 

"Dari pesawat landing hingga saat ini, pilot dalam keadaan sadar," ujar Rinus.
5 dari 8 halaman

Diselidiki oleh pihak KNKT

Sementara itu, General Manager Bandara El Tari Kupang, Barata Singgih Riwahono mengatakan bahwa pihak Komisi Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) akan segera menyelidiki penyebab pingsannya pilot pesawat Batik Air tersebut. Barata juga mengungkapkan bahwa insiden tersebut juga telah ditindaklanjuti oleh Tim Gabungan Angkasa Pura I Bandara El Tari dan dokter dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

"Penyebab tidak sadarkan diri pilot, masih belum dapat dipastikan, karena menunggu pemeriksaan lebih lanjut oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)," ujarnya.
6 dari 8 halaman

Kirimkan pesawat pengganti

Setelah pesawat melakukan pendaratan darurat di Kupang, pihak Batik Air pun kemudian mengirimkan pesawat pengganti dari Bandara Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Hal tersebut dilakukan agar operasional Batik Air lainnya tak mengalami gangguan. 

"Batik Air meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Batik Air yang lain tidak terganggu," jelas Danang.
7 dari 8 halaman

Sampaikan rasa terima kasih

Bukan hanya itu, Danang juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah membantu pendaratan darurat pesawat yang diterbangkan oleh Djarot tersebut., 

"Batik Air menyampaikan terima kasih kepada kru pesawat dan seluruh pihak yang sudah membantu penanganan penerbangan ID-6548," pungkas Danang.
8 dari 8 halaman

Penerbangan selanjutnya ditunda

Sementara itu, Abdul Muis, salah seorang penumpang pesawat Batik Air tujuan Kupang - Jakarta, mengaku, jadwal penerbangan direncanakan pukul 12.50 WITA. Namun, karena ada pendaratan darurat dari Pesawat Batik Air A-320 tersebut, penerbangan pesawat yang akan ditumpanginya pun harus ditunda. 

"Tadi saya sudah berada di ruang tunggu, tapi pesawat katanya tunda keberangkatan karena pilot pingsan. Karena masih menunggu penggantian pesawat, saya kemudian kembali ke rumah. Sesuai info dari maskapai lanjut Muis, pesawat pengganti akan tiba pukul 19.00 WITA," kata Muis.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : moana

KOMENTAR ANDA

Artikel Lainnya

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam