1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. HOT NEWS
Intip Foto-foto Cantik Dina Oktavia, Wanita Asal Surabaya Yang Ditinggal Suami Sebab Anak Lahir Cacat

Penulis : Aleolea Sponge

4 Desember 2019 13:33

Foto-foto Cantik Dina Oktavia

Foto-foto Dina Oktavia, wanita yang dicampakan suami karena anak cacat mengundang keharuan. Dina Oktavia yang masih berusia 21 tahun itu akhirnya mendapat bantuan dari Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim.

Bantuan yang diterima Dina Oktavia berupa rumah rusun gratis yang bisa Ia nikmati bersama anak dan ibunya. Diketahui, anak semata wayang Dina Oktavia didiagnosa mengidap hidrosefalus.

2 dari 7 halaman

Foto cantik Dina Oktavia

Anak semata wayang Dina Oktavia yang bernama Muhammad Pandhu Firmansyah masih berumur lima bulan.

"Anak saya kelainan sejak dalam kandungan," kata Dina saat ditemui di rumahnya di kawasan Jojoran STAL 5B Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Minggu (1/12/2019).

Selain mengidap penyakit hidrosefalus, sang anak pun mengalami kerusakan pada bagian wajahnya, khususnya di bagian bibir, hidung dan kedua matanya. Dari data dan dokumentasi yang berhasil dihimpun SURYAMALANG.COM, berikut foto-foto yang menceritakan perjalanan hidup Dina Oktavia.
3 dari 7 halaman

1. Kondisi Rumah Lama Dina Oktavia

Foto di atas adalah kondisi rumah lama Dina Oktavia yang Ia tempati bersama anak dan ibunya.  Rumah petak tersebut berukuran 2X6 M dan menyisakan banyak trauma bagi Dina Oktavia. 

Pasalnya, kondisi rumah petak yang ditinggali Dina Oktavia itu banyak tikus sehingga takut anaknya digigit.  Belum lagi Dina pernah mengalami digigit tikus. Sebab kondisi anaknya mengidap Hidrosefalus ditengarai lantaran virus tikus.

"Saya waktu hamil dua kali digigit tikus," katanya.

4 dari 7 halaman

2. Bersama Anak Semata Wayang

Foto di atas adalah potret Dina Oktavia saat menggendong buah hatinya.  Dina bercerita, sang anak, Pandhu baru saja keluar dari rumah sakit untuk menjalani operasi pemasangan selang saluran cairan di kepalanya di RSU dr Soetomo Surabaya.

"Ini masih rawat jalan," ungkap Dina Oktavia di balik wajahnya yang nampak sendu itu.

Di tengah perjuangan dirinya merawat sang anak itu, suami Dina sudah lama meninggalkannya. Karena kondisi seperti itu, Dina Oktavia harus berjuang sendirian tanpa sang suami dalam merawat sang buah hati.

5 dari 7 halaman

3. Penampakan Rumah Dina Oktavia di Rusun

Foto di atas adalah potret penampakan rumah Dina Oktavia di Rusun Gunungsari. 

Di dalam Rusun tersebut, Dina beserta keluarganya mendapat fasilitas secara cuma-cuma. Sebab, seluruh fasilitas ditanggung oleh salah seorang pejabat di Pemprov Jatim yang enggan disebut namanya. 

Dina menempati kamar bernomor 112 di lantai 1 Rusun Gunungsari. Di dalam kamar tersebut tersedia beberapa fasilitas seperti kasur dan lemari.

"Nanti Insya Allah ada dermawan yang mau nyumbang kulkas sama ac," tambah Anang.
6 dari 7 halaman

4. Proses Pindah Ke Rusun

Foto di atas adalah proses kepindahan Dina Oktavia dari rumahnya di Jojoran menuju Rusun Gunungsari Selasa (3/12/2019).

Saat proses pemindahan dari rumahnya di kawasan Jojoran Surabaya, Dina Oktavia mendapat pendampingan dari Pemerintah Kota Surabaya serta Pemprov Jatim.

Dina pun tak henti-hentinya berucap terimakasih lantaran banyak yang peduli terhadap dirinya beserta keluarganya.

Sementara ibunda Dina terus berurai air mata sembari menggendong bayi Muhammad Pandhu Firmansyah.

Suasana haru pun pecah saat keluarga Dina itu mulai berpamitan dengan tetangga sekitar.

"Alhamdulillah, senang dan bersyukur," kata Dina.

7 dari 7 halaman

5. Terima Bantuan dari Bu Risma

Foto di atas saat Dina Oktavia menerima bantuan pribadi dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. 

Dina Oktavia pun mengaku bersyukur banyak yang peduli terhadap keadaan dirinya.

"Saya senang, bersyukur banyak yang peduli," kata Dina Oktavia.

Dina Oktavia tak henti-hentinya berucap syukur saat kisahnya banyak mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Dari mulai relawan hingga dari Pemerintah menunjukkan perhatian kepada Ibu Muhammad Pandhu Firmansyah bayi yang mengidap Hidrosefalus.

"Alhamdulillah, banyak yang peduli," kata Dina Oktavia.

Meski begitu, Dina Oktavia berharap dapat membuka usaha kecil-kecilan.  Dia mengaku ingin mandiri secara ekonomi.

Selain itu, dirinya juga berharap anak semata wayangnya, Muhammad Pandhu Firmansyah atau Pandhu dapat tumbuh seperti anak pada umumnya.

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : aleole

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam