Walikota Rai Mantra menjelaskan tentang Filosofi budaya Tri Hita Karana yang menjadi dasar pijakan dalam melaksanakan pembangunan di Kota Denpasar.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Indonesia untuk Austria, Darmansjah Djumala. Turut mendampingi Walikota Denpasar, Kepala Bappeda, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Membuat Erwin Suryadarma Sena, Kabag Kerjasama, Laxmy Saraswati, dan Kabid Ekonomi Kreatif, I Wayan Hendaryana.

Dihadiri 800 perwakilan kota dunia yang tergabung dalam Organisasi Pengembangan Industri PBB (UNIDO), Walikota Rai Mantra menjelaskan tentang Filosofi budaya Tri Hita Karana yang menjadi landasan pijakan dalam pembangunan pembangunan di Kota Denpasar.

Disamping itu, bagaimana Denpasar mampu menjalin hubungan yang harmonis dan sinergis dengan tetap mempertahankan budaya dan menyambut hangat hadirnya teknologi di era 4.0 ini.

Tri Hita Karana merupakan tiga sebab kebahagian sejati dengan membangun harmonisasi komponen manusia, alam / Lingkungan dan Tuhan.

“Tri Hita karana ini sebagai pemandu kami untuk pembangunan berkelanjutan di Kota Denpasar yang memenuhi dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” jelasnya.

3 dari 4 halaman