1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. HOT NEWS
Usai rusak Masjid di Tuban dan pukul warga, pelaku lalu ucapkan kalimat mengerikan

Penulis : Queen

13 Februari 2018 16:27

Beberapa waktu lalu masyarakat dikejutkan oleh penyerangan Gereja Santa Lidwina yang ada di Sleman. Kini terjadi lagi penyerangan terhadap rumah ibadah.
Kali ini terjadi perusakan masjid oleh orang tak dikenal di Kabupaten Tuban tepatnya di Masjid Baiturrahim, di Jalan Sumurgempol nomor 77, Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Selasa (13/2/2018) sekitar pukul 01.30 WIB. Diketahui rombongan orang tak dikenal datang menggunakan mobil Toyota Inova Nopol H-8697-JQ sekitar pukul 16.00 WIB. Kemudian mereka salat ashar dan berbicara dengan masyarakat sekitar.
Menjelang magrib, rombongan keluar dan waktu isya mereka kembali lagi untuk salat berjamaah. Namun, mereka memilih membuat shaf sendiri dan memilih berisitirahat di masjid usai salat isya.
Pukul 01.00 WIB, datang warga bernama Muhammad menanyakan tujuan dari para rombongan tersebut. Warga yang bertanya malah dipukul, lalu lari keluar masjid meminta pertolongan warga lain.
Setengah jam kemudian, pukul 01.30 WIB, pelaku menendang kaca masjid yang terpasang di jendela ukuran besar hingga pecah berserakan. Warga sempat datang dan mencoba menghentikan aksi pelaku, tapi justru pelaku mengatakan hal diluar dugaan.
"Saya siap mati," kata pelaku dihadapan kerumunan warga.
Petugas kepolisian langsung datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku, yang mengalami luka tersebut.
"Kita amankan pelaku pengrusakan, beserta rombongan lainnya," kata Kapolsek Tuban, AKP Subagyo.
Dari hasil pengamanan yang dilakukan petugas, rombongan tersebut berjumlah lima orang. Dua orang pria, satu sebagai pelaku pengrusakan, dan satunya sebagai pengemudi yang diakui sebagai saudara pelaku. Tiga orang anak, satu perempuan usia SMP dan dua anak laki-laki masih balita.
"Waktu subuh pelaku dibawa ke rumah sakit dulu, untuk yang lain termasuk anak-anak dibawa di Mapolres. Pelaku terindikasi gangguannya jiwa," ujar Subagyo.
Setelah melalui serangkaian proses, akhirnya identitas korban berhasil diketahui. Pelaku bernama M Zaenudin (40) Tani Desa Karangharjo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Ia diamankan dengan sejumlah barang 1 buah laptop merk acer, 2 HP, Tas yang berisi Pakaian dan Pempers bayi, Bantal dan Selimut, Buku-buku yang bertuliskan huruf arab. Selain itu juga ditemukan beberapa uang pecahan Rp 20 ribu dan Rp 10 ribu, sandal jepit.
"Sejumlah barang bukti sudah diamankan, STNK dan kendaraan yang digunakan juga diamankan," terang Kapolsek.

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : queen

KOMENTAR ANDA

Artikel Lainnya

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam