1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. INSPIRA
Inilah Sosok Angkie Yudistia, Penyandang Disabilitas yang Diangkat Presiden Jokowi Jadi Staf Khusus

Penulis : Moana

22 November 2019 14:40

Presiden pilih 7 staf khusus dari milenial

Planet Merdeka - Presiden Joko Widodo melantik 13 orang staf khusus pada Kamis (21/11/2019) kemarin. Tujuh orang diantaranya yang dipilih untuk menjadi staf khusus merupakan kaum milenial yang masih berusia 20 dan 30 tahun. Mereka merupakan anak bangsa yang memiliki segudang prestasi.

Mereka diantaranya adalah Adamas Belva Syah Devara (CEO RuangGuru), Putri Indahsari Tanjung (chief business officer of Kreavi), Ayu Kartika Dewi (pendiri dan mentor Sabang Merauke 1000 Anak Bangsa Merantau untuk Kembali), Taufan (CEO Amarta Micro Fintech), Gracia Billy Mambrasar (CEO Kitong Bisa), Angki Yudistia (Pendiri Thisable Enterprise), serta Aminuddin Maruf (Mantan Ketum Umum PMII).

2 dari 5 halaman

Angkie Yudistia jadi sorotan

Salah satu yang menjadi sorotan adalah sosok Angkie Yudistia. Saat memperkenalkan staf khususnya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Angkie merupakan sosok anak muda penyandang disabilitas. 

"Keenam, Angkie Yudistia, umur juga masih muda 32 tahun. Angkie adalah anak muda penyandang disabilitas yang aktif bergerak di sociopreneur melalui Thisable Enterprise yang didirikannya," kata Presiden Jokowi.
3 dari 5 halaman

Memiliki banyak prestasi

Ya, Angkie ternyata memiliki kekurangan pada bagian indera pendengarannya. Angkie merupakan penyandang disabilitas tuna rungu. Meskipun dirinya memiliki kekurangan, namun itu tak menghalangi ia untuk berprestasi. 

Dari pemaparan Presiden Jokowi, diketahui bahwa Angkie aktif sebagai anggota Asia-Pacific Federation of the Hard of Hearing and Deafened Person, serta anggota International Federation Hard of Hearing of Young People. Selain itu, Angkie juga dipilih untuk menjadi jubir presiden di bidang sosial.
4 dari 5 halaman

Dirikan Thisable Enterprise

Selain prestasi tersebut, Angkie juga mendirikan Thisable Enterprise yang merupakan sebuah lembaga pemberdayaan ekonomi kreatif bagi penyandang disabilitas. Lembaga yang didirikan oleh wanita 32 tahun itu ternyata telah berhasil menyalurkan penyandang disabilitas untuk bekerja di sejumlah perusahaan termasuk BUMN. 

Angkie pun kemudian bekerja sama dengan Gojek Indonesia untuk mempekerjakan orang-orang dengan disabilitas di Go-Auto dan Go-Glam. Selain itu, para penyandang disabilitas didukung untuk mengembangkan ide kreatif untuk membuat suatu produk, salah satunya yang sudah ada saat ini adalah membuat produk kecantikan.
5 dari 5 halaman

Raih penghargaan

Angkie diketahui mulai kehilangan pendengarannya sejak usia 10 tahun. Namun, hal tersebut tak menjadi hambatan bagi dirinya untuk berprestasi dan berkarya. Bahkan Angkie sudah mendapatkan penghargaan berkat kerja kerasnya tersebut. Seperti The Most Fearless Female Cosmopolitan 2008 serta Miss Congeniality dari Natur-e.

Selain itu, Angkie juga pernah menerbitkan buku berjudul Become Rich as Sociopreneur dan Perempuan Tunarungu, Menembus Batas. Tak hanya itu, Angkie ternyata juga tercatat sebagai kader partai PKPI serta pernah menjadi finalis Abang None yang mewakili Jakarta Barat di tahun 2008 lalu.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : moana

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam