1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. INSPIRA
Perjalanan Karir Polisi "Artis" Aipda Ambarita, Berawal dari Tukang Cat Kini Humas Polda Metro Jaya

Penulis : Ronz

20 Oktober 2021 20:35

Planet Merdeka - Nama Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Monang Parlindungan Ambarita, saat ini viral menjadi pembicaraan netizen.

Sosok pria berbadan kekar ini viral setelah beredar rekaman video yang menunjukkan dirinya memaksa memeriksa ponsel milik warga.

Akibat kejadian tersebut pimpinan Rainmas Backbone, tim pengurai massa Polres Metro Jakarta Timur di bawah Direktorat Sabhara itu dimutasi sebagai Bintara Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Metro Jaya.

2 dari 3 halaman

Pegawai perusahaan cat.

@merdekacom

Banyak Fans Sedih, Ternyata Gara-Gara Ini Polisi 'Artis' Aipda Ambarita Dimutasi ##fypシ ##ambarita ##raimasbackboneofficial ##viralvideo ##merdekacom

♬ suara asli - merdekacom

Perlu diketahui sosok Aipda Ambarita memulai karier di kepolisian pada 1998. Sebelumnya dia merupakan pegawai perusahaan cat.

"Saya waktu main ke Blok M, ada tulisan di banner penerimaan siswa dikmaba PK Polri tahun 1998-1999. Saya mencoba lagi," ujarnya dikutip dari Tribunnews, Rabu (20/10/2021).

Ternyata pria ini pernah mencoba peruntungan mendaftar Akabri pada 1995. Namun, dia gagal di tes terakhir.

"Hasil tes terakhir menyatakan saya gagal. Sempat ditawari ke Bintara Kostrad, tetapi saat itu saya bilang, 'Enggak usah lah, tahun depan saja'," ungkapnya.

Ambarita akhirnya lulus dalam setiap tes dikmaba PK Polri tahun 1998-1999. Dia langsung ditugaskan di Mojokerto, Jawa Timur dan menjalani pendidikan lanjut.

"Setelah beberapa bulan menjalani pendidikan, saya resmi jadi polisi," ujarnya.

Ketika Dwifungsi ABRI dihapus, dia dipindah ke Jakarta hingga saat ini.

3 dari 3 halaman

Kisahnya di Raimas Backbone

@merdekacom

Paksa Razia HP, Polisi Ambarita Diperiksa Propam Polda Metro ##fypシ ##viralvideo ##ambarita ##poldametrojaya ##mutasi ##merdekacom

♬ suara asli - merdekacom

Tahun 2017 dia dipercaya sebagai pemimpin tim pengurai massa Polres Jakarta Timur, bernama Raimas Backbone.

Nama itu terinspirasi dari Sabhara Backbone (SB), Ambarita menyebut SB merupakan tulang punggung Polri karena bergerak paling depan.

"Sabhara Backbone itu semacam tulang punggung dari Polri, yang bergerak paling depan. Terinspirasi dari situ jadi tim pengurai massa ditambah kata 'Backbone', Raimas Backbone," lanjutnya.

Raimas Backbone menjadi populer sebab memiliki kanal YouTube dengan jutaan pengikut (Subscriber).

Penghasilan dari YouTube digunakan Raimas Backbone untuk mencukupi biaya operasional tim. Selain itu mereka juga punya akun Instagram.

"Semua yang ada di YouTube dan Instagram kami itu apa adanya, artinya tidak dibuat-buat," ungkap Ambarita.

"Bikin YouTube, menghasilkan uang. Itu buat kami makan. Dulu enggak ada uang makan dari kantor. Ada motor yang rusak, misalnya ganti tali kopling, itu uang dari YouTube," jelasnya.

Saat ini, Ambarita praktis akan banyak bertugas di bidang kehumasan sesuai dengan pos-nya saat ini Bidang Humas Polda Metro Jaya. [*men]


  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : imron

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya