1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. LIFESTYLE
Awas Jangan Menyentuh Binatang Laut Ini, Bisa Berakibat Fatal!

Penulis : Yuli Astutik

15 November 2021 14:53

Planet Merdeka - Peringatan sudah dikeluarkan oleh Royal National Lifeboat Institution sesudah terdamparnya binatang laut 'mematikan' terdampar di pantai di Inggris.

Man o'War Portugis yang terlihat 'aneh' telah terlihat di Preesall dan Ainsadale, di Lancashire, dan Southport, sepanjang 24 jam terakhir.

Para profesional mengungkapkan bahwa makhluk-makhluk itu terdampar lantaran terbawa angin dan berada di Laut Irlandia.

Para ahli menambahkan bahwa walapun ubur-ubur jenis ini jarang mematikan, anjing dan anak-anak harus menjauh lantaran "sengatannya yang jahat". 

"Saya menemukan beberapa orang Portugis menjadi korban di pantai di Preesall pagi ini," kata Becky Clarke, dari Preesall di Lancashire di halaman Facebook Knott End and Preesall Community.

"Mereka keracunan dan dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa! Sebaiknya jauhi mereka!" kata yang lain.

2 dari 3 halaman

"Biasanya temukan ini di selatan. Jahat, mereka juga menyengat," ungkap warga lainnya.

Makhluk berpenampilan 'alien' ini memiliki tentakel sepanjang 100 kaki dan berpotensi membunuh manusia, walaupun hal ini jarang terjadi.

Karl Lee (47), juga menemukan makhluk 'berbahaya' pada Minggu kemudian saat berjalan di sepanjang pantai Ainsdale bersama istrinya.

"[Itu] sangat aneh pada awalnya saya pikir itu adalah balon sampai saya melihat lebih dekat dan mengidentifikasinya menggunakan aplikasi dan menyadari apa itu dan betapa berbahayanya mereka dan melihat bahwa mereka telah mencuci,"katanya kepada ECHO.
3 dari 3 halaman

Karl memperingatkan mereka yang mungkin membawa anjing mereka berjalan-jalan di pantai.

"Hati-hati di pantai Ainsdale dengan anjing Anda menemukan Man O'War Portugis," tulisnya di akun Facebook tersebut, dilansir laman Mirror, Selasa (9/11/2021).

"Jika melihatnya, Jangan disentuh. Mereka bisa menyengat bahkan ketika sudah mati," kata

Georgia de Jong Cleyndert, petugas konservasi laut untuk Wildlife Trusts kepada ECHO.

Menurutnya, akibat perubahan iklim, kita bisa melihat lebih banyak makhluk ini di pantai.

Hewan mirip ubur-ubur ini lazimnya hidup di laut lepas, tetapi angin kencang dan terus-menerus serta badai musim gugur yang terjadi mengakibatkan mereka terdampar ke darat.

Perwujudan Man-o-War Portugis ( Physalia physalis ) terjadi setiap beberapa tahun di Inggris tetapi lebih jarang di utara sejauh ini di Laut Irlandia, walaupun penampakan meningkat.

Mereka tidak dapat berenang dan berada di bawah pengaruh angin - itulah sebabnya mereka kerap berakhir terdampar sesudah badai besar.

Walaupun jarang berakibat buuruk bagi manusia, sengatan mereka dapat menghasilkan rasa sakit.

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : yuli-astutik

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya