1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. METRO
Beredar Video Seorang Ibu Berdiri Dipinggir Pantai Aceh, Tunggu Anaknya yang Tenggelam.

Penulis : imron

2 Desember 2019 10:39

Ia tidak memiliki kesempatan untuk melihat anaknya tumbuh, sekolah hingga lulus.

Planet Merdeka - Bagi seorang ibu, adalah sebuah kesedihan yang mendalam mengetahui jika anaknya telah tiada.

Bahkan beberapa hari Sabtu (30/11/2019), beredar sebuah video yang memperlihatkan kesedijan seorang Ibu mengetahui bahwa mungkin Ia tidak memiliki kesempatan untuk melihat anaknya tumbuh, sekolah hingga lulus.

2 dari 3 halaman

Lima hari sudah anaknya tenggelam di pantai tersebut belum ada tanda-tanda keberadaan anaknya.

Begitulah Perasaan yang mungkin di alami Zainabon, ,seorang ibu yang kehilangan anaknya Sadikul Akbar (16), yang tenggelam di Pantai Ujong Bate, Kota Lhokseumawe.

Lima hari sudah anaknya tenggelam di pantai tersebut belum ada tanda-tanda keberadaan anaknya.

Panasnya sinar matahari dan dinginnya angin malam di pesisir pantai yang ia rasakan,meski begitu, Zainabon tak patah arang.

3 dari 3 halaman

Video

Ia juga telah iklas jika anaknya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

“Saya iklas apabila anak saya ditemukan tak bernyawa, saya berharap petugas tidak menghentikan pencarian ini, saya berharap petugas terus mencari anak saya,” harap Zainabon.

Zainabon berfirasat jika keberadaan anaknya berada tak jauh dari bibir pantai. Dia mengatakan sangat yakin jasad anaknya terjepit di batu yang ada di dasar laut.

“Bahkan temannya bernama Arif bermimpi bahwa anak saya Sadikul memanggilnya bahwa dia terjebak di bebatuan yang ada di dasar laut, meskipun pencarian korban dihentikan saya akan terus menunggu anak saya,” ucapnya.

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : imron

KOMENTAR ANDA

Artikel Lainnya

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam