1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. METRO
Bikin Sedih, Kisah Bapak Tukang Siomay Ini Berjuang Sendirian Merawat Anaknya Sesudah Istrinya Meninggal Dunia

Penulis : Yuli Astutik

19 Oktober 2021 22:02

Belum lama ini seorang pedagang siomay asal Lampung bernama Pak Jaya menjadi menuai sorotandan menjadi viral di Twitter.

Pedagang siomay asal Lampung tersebut menjadi ramai karena berjualan keliling sembari menggendong anaknya.

2 dari 4 halaman

Ramainya cerita Pak Jaya, pedagang siomay asal Lampung itu ikut menguak alasan sedih di balik dirinya yang selalu membawa sang anak berjualan keliling. Dilansir dari Viralpedia.Id.

Hal ini terbuka ketika Pak Jaya menjadi bintang tamu acara Hitam Putihyang tayang di YouTube Trans 7 Official pada Selasa (11/12/2018).
3 dari 4 halaman

Pak Jaya diundang ke acara talkshow yang dipandu oleh Deddy Corbuzier tersebut sebab menjadi pembicaraan hangat di Twitter.

Ini semua bermulal dari sebuah akun Twitter bernama @motikatrok yang memposting foto Pak Jaya tengah melayani pembeli siomaynya di kawasan Jatimulyo, Lampung.

Di punggungnya, lelaki asal Lampung itu menggendong sang putri yang tampak tengah terlelap.

4 dari 4 halaman

Kemudian, apakah alasan Pak Jaya yang menjadikan pedagang siomay asal Lampung ini berjualan keliling sambil menggendong anaknya?

Saat menjadi bintang tamu acara Hitam Putih, pria dengan satu putri ini menceritakan kisahnya.

Hari itu, Pak Jaya tak datang sendiri karena ia bersama sang putri, Wulan, yang masih berusia 3 tahun.

Host acara tersebut, Deddy Corbuzier pun melayangkan pertanyaannya terkait alasan Pak Jaya mengajak anaknya yang masih balita untuk ikut berjualan siomay

“Anda kenapa harus bawa anak Anda ketika jualan?” tanya Deddy Corbuzier.

Dan terbukalah kisah sedih di balik kebiasaan Pak Jaya yang menjadikannya menjadi viral itu.

Ternyata istrinya telah meninggal dunia sampai ia tak tahu harus menitipkan anaknya kepada siapa.

Sang istri meninggal lantaran sakit beberapa bulan yang lalu, tepatnya pada bulan Agustus 2018 sekitar perayaan Idul Adha.

“Karena saya sebagai bapak harus tanggung jawab ke anak. Udah nggak ada lagi ibunya.”

Bukannya tak berusaha, Pak Jaya sempat berpikir untuk menitipkan sang putri kepada neneknya.

Namun, niat itu ia urungkan karena sang nenek juga tengah menderita sakit.

“Dititipin ama neneknya. Neneknya udah tua juga. Udah ada penyakit sesak napas. Jadi saya kasihan juga. Lebih baik saya bawa. Sebagai ayahnya saya tanggung jawab,” imbuhnya

Pak Jaya kini menjalani aktivitasnya berjualan siomay keliling sambil menggendong anaknya.

Setiap hari, ia berjualan siomay keliling dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore.

Namun, terkadang jualannya tak kunjung laku sampai ia terpaksa pulang pada jam 8 malam.

“Terkadang sampai jam 8 malam,” jawabnya seperti dilansir YouTube Trans 7 Official.

Kini, Pak Jaya berharap agar bisa membuka sebuah warung siomay sehingga ia tak perlu lagi mengajak sang anak berjualan keliling.

“Pengen jualan sendiri pakai gerobak sendiri biar anak bisa duduk,” tandasnya.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : yuli-astutik

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya