1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. METRO
Datangi Kantor Menko Maritim, Massa APPKSI Desak Luhut Tolak Pemberlakuan Pungutan Ekspor CPO

Penulis : iwan gondrong

25 Juni 2019 15:16

Perkebunan dan industri minyak kelapa sawit di Indonesia berkontribusi mengurangi angka kemiskinan.

Planet Merdeka - Sejumlah massa yang tergabung dalam Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit Indonesia (APPKSI) mendatangi kantor Kemenko Maritim, Selasa (25/06/2019). Kehadiran mereka bertujuan mendesak Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menko Maritim untuk bisa memperjuangkan nasib Petani Plasma Sawit, dan menolak pemberlakuan kembali pungutan Ekspor CPO.

Sekjen APPKSI, Arifin Nur Cahyono, mengatakan bahwa Perkebunan dan industri minyak kelapa sawit di Indonesia berkontribusi mengurangi angka kemiskinan yang juga menjadi perhatian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Lewat program kemitraan atau plasma, petani kelapa sawit dapat mengelola sawit secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan", jelas Arifin.

Luhut pernah menyampaikan hal tersebut dalam Konferensi Internasional bertema "Eradicating Poverty through Agriculture and Plantation Industry to Empower Peace and Humanity” yang berlangsung di Universitas Pontifical Urban. Roma, Italia, Selasa (15/5/18)

"Tentu saja ini merupakan bentuk keberpihakan Menko Maritim pada Petani Plasma Sawit di Indonesia," tambahnya.

2 dari 2 halaman
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : iwan-gondrong

KOMENTAR ANDA

Artikel Lainnya

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam