1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. METRO
Nikahi Seorang Sopir Truk, Gadis Lulusan S2 Buktikan Bahwa Hidupnya Bisa Bahagia

Penulis : Queen

20 November 2019 11:21

Viral curharan wanita bernama Zuraiha Zaini

Planet Merdeka - Wanita bernama Zuraiha Zaini sempat unggah curhatan melalui Twitter @AzuraOrkid karena pernikahannya dicibir. Ia dikenal sebagai gadis pintar dan terpandang karena merupakan lulusan S2. Ia menikah dengan pria bernama Hafis Hozahli.

Namun pernikahan Zuraiha dan Hafis dipandang sebelah mata oleh para tetangga karena profesi Hafis yang merupakan seorang sopir truk. Banyak tetangga nyinyir mempertanyakan keputusan ayah Zuraiha menyerahkan putrinya pada seorang sopir truk.

2 dari 8 halaman

Curhatannya viral

Banyak juga yang menyebut keluarga Zuraiha mau karena uang hantaran yang diberikan sangat besar. Zuraiha akhirnya buka suara. Melalui Twitter Zuraiha menumpahkan isi hatinya. Cuitan Zuraiha lalu viral hingga diretweet sebanyak 20 ribu kali.
3 dari 8 halaman

Berikut bunyinya:

"Saya guru, suami sopir truk.
Saya sarjana dan master, suami SPM.
Hantaran bawah 10 k.
Orang kampung kutuk ayah saya, "anak pandai, nikah dengan sopir truk".

Hai, jangan hina profesi sopir truk, kita ini hamba yang belum tentu mulia di sisi Tuhan," tulis Zuraiha sambil mengunggah foto akad nikahnya.

4 dari 8 halaman

Zuraiha buktikan bahwa ia bisa bahagia dengan menikahi sopir truk


Zuraiha justru bisa membuktikan ia bahagia dengan pilihannya. Dalam salah satu jawabannya pada seorang netizen, Zuraiha mengungkap jika suaminya adalah sopir yang mengangkut gas merek petron dan petronas.

Terungkap bahwa gaji yang ia dapat bisa sampai 4 sampai 5 kali gaji senilai 3 hingga 4 juta per bulan. Tak hanya itu, Zuraiha juga terlihat menyayangi suaminya.

Dalam akun Instagramnya, ia beberapa kali mengunggah foto sang suami. Di foto itu, keduanya tengah jalan-jalan ke pulau Langkawi. Zuraiha menyebut suaminya dengan panggilan 'My King'.
5 dari 8 halaman

Zuraiha bangga pada suaminya

Zuraina mengaku status Twitternya itu merupakan curahan hati, betapa ia bangga pada suaminya, yang dinikahinya pada 17 Agustus 2019 lalu. Zuraiha diketahui lulusan S2 di Universitas Pendidikan Sultan Idris Tanjung Malim, Perak. Ia mengaku sudah mengenal suaminya sejak di SMA, 10 tahun lalu.

"Saya meneruskan ke perkuliahan. Sementara dia tidak bernasib baik,"

"Selepas SMA, dia bekerja serabutan di kampung. Dia kemudian menjadi sopir truk, dari awalnya mengantar barang di kawasan setempat, kemudian keluar dari kampung, saat kami tunangan Januari lalu," ujar Zuraiha, yang kini bekerja menjadi guru.
6 dari 8 halaman

Sudah dicibir sejak masih pacaran


Ia mengatakan, cibiran soal pernikahannya itu muncul saat ia masih berpacaran. Bahkan, saat akan menikah, ada kerabat yang mempertanyakan keputusannya.

"Ada sepupu tanya kenapa saya tidak menikah saja dengan guru lain atau teman kuliah. Itu ditanyakan 24 jam sebelum saya menikah,"

"Saat resepsi, ada tetangga kampung tanya ke ayah dan ibu saya, kenapa saya ini punya gelar master tapi dinikahkan dengan sopir truk. Tak pantas kata mereka,"

"BIla ada yang bertanya soal suami saya, saya akan bangga bilang kalau suami saya sopir truk. Jodoh adalah ketentuan Tuhan," ujar Zuraiha.
7 dari 8 halaman

Keluarga Zuraiha tak meminta uang hantaran tinggi


Zuraiha juga memastikan kalau keluarganya tak meminta uang hantaran yang tinggi.

"Saya bersyukur dan terharu, karena keluarga saya minta uang hantaran sesuai kemampuan keluarga laki-laki,"

"Keluarga suami kemudian memberi kami Rp 27 juta, nilai yang melebihi ekspektasi saya," kata Zuraiha.
8 dari 8 halaman

Zuraiha mengatakan gaji suaminya lebih besar darinya


Zuraiha mengatakan, meski suaminya sopir truk, tapi gaji bulanannya lebih besar darinya.

"Jangan pandang rendah pekerjaan sopir truk. Kami sekeluarga menerima dia seadanya, karena sikapnya yang tanggungjawab, penyabar, dan suka membantu,"

"Bagi saya menikah itu tak perlu lihat taraf pendidikan,"

"Yang wajib dalam pernikahan itu hanyalah mas kawin. Kami pun menikah secara sederhana,".

"Yang penting adalah calon suami kita itu bisa jadi kepala keluarga yang bertanggungjawab," ujarnya.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : queen

KOMENTAR ANDA

Artikel Lainnya

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam