1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. METRO
Dipicu Motif Sepele, Terkuak Fakta-fakta Pembunuhan Bocah 9 Tahun oleh Kakak Sepupu

Penulis : Joernoy

12 Januari 2022 08:18

Fakta-fakta Pembunuhan Bocah 9 Tahun oleh Kakak Sepupu

Planet Merdeka - Warga Desa Wanayasa, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dihebohkan dengan penemuan mayat bocah sembilan tahun berinisial R, Senin (10/1/2022). Jasad R ditemukan di pinggir tebing setelah sempat dinyatakan hilang. Belakangan terungkap R dibunuh kakak sepupunya, WA (18).

Berikut fakta kasus pembunuhan bocah 9 tahun:

1. Dibunuh karena Hal Sepele

Kasatreskrim Polres Banjarnegara, AKP Donna Briadi mengatakan pembunuhan itu dipicu perkara sepele. Di hadapan polisi, WA mengaku ingin mengusai ponsel milik korban.

"Intinya berdasarkan keterangan awal, dia ingin memiliknya HP-nya si korban, modusnya itu," ujar Donna.

Kendati demikian, hingga kini polisi masih menyelidiki motif pembunuhan tersebut. Di sisi lain, Kepala Dusun V Desa Wanaraja, Kecamatan Wanayasa, Anto mengatakan pelaku diduga sengaja membunuh korban demi mendapat ponsel.

"Kalau enggak salah masalah HP, terduga pelaku ingin memiliki HP-nya korban. Terduga pelaku mengajak korban memancing, kemudian mengambil HP-nya," sambungnya.

Berdasarkan informasi, polisi juga mengamankan ponsel korban dari tangan pelaku.

2 dari 3 halaman

2. Sempat Hilang

Sementara itu, Kapolsek Wanayasa, AKP Bambang irianto mengatakan korban sempat bermain dengan seseorang sebelum ditemukan tewas. Kemudian pada malam hari warga sekitar membantu mencari korban. Pencarian menemukan titik terang saat tim SAR melihat sandal dan jajan milik korban di hutan.

"Pencarian dilakukan dari kemarin dan baru ketemu tadi pagi pukul 05.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia," terang Bambang.

"Lokasi penemuannya di tebing jurang di hutan blok lemah putih di wilayah Desa Wanaraja."

"Kemarin saat kami datang ke rumah korban, berdasarkan keterangan kadus dan warga ada dugaan tindak pidana pembunuhan."

"Kami mengamankan terduga pelaku ke Polsek, sekarang sudah dibawa ke polres," sambungnya.

3. Pelaku Sempat Berkelit

WA sempat mengaku tak mengetahui keberadaan korban yang sempat diajak memancing di sungai area hutan pinus pada Minggu (9/1/2022) pagi. Kepala Desa Wanaraha, Eko Wiguntoto mengatakan warga melakukan pencarian pada Minggu (9/1/2022) sore. Warga kemudian mendatangi rumah WA untuk menanyakan keberadaan korban.

"Digali informasinya, tapi tidak mengaku, warga kemudian mencari ke hutan, tapi nihil," tutur Eko.

WA akhirnya mengaku seusai ditangkap pada Minggu malam. Sebelum ditangkap, WA sempat ke ladang untuk membantu menanam wortel.

"Paginya membawa Ryan ke hutan, terus siangnya Wahyudi pulang sendirian, katanya malah sempat ke ladang membantu menanam wortel.
3 dari 3 halaman

4. Kondisi Korban

Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi terluka parah. Leher dan kepala korban tampak terluka. Jasad korban ditemukan di dalam timbunan dedaunan yang ditimpali tanah. Tak hanya itu, korban ditemukan di tebing hutan.

5. Tangis Keluarga

Tangis haru menyelimuti pemakaman R. Paman korban, Wagiyo, mengatakan jasad korban dipulangkan ke rumah duka pada Senin (10/1/2022) sore Jenazah korban kemudian dimakamkan di TPU Dusun Pecantelan
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : joernoy

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya