1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. METRO
Kecelakaan Terjadi Kembali di Tol Cipularang, Lokasinya Tak Jauh Dari Tabrakan Beruntun Beberapa Waktu Lalu

Penulis : Moana

11 September 2019 14:54

Kecelakaan di Tol Cipularang

Planet Merdeka - Selasa (10/09/2019) kembali terjadi kecelakaan beruntun di Tol Cipularang. Lokasi kecelakaan tak jauh dari kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan pada Senin (02/09/2019) lalu. Dan kecelakaan yang terjadi pada Selasa kemarin melibatkan 5 buah kendaraan. Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Purwakarta AKBP Matrius.

"Ya benar. Lima kendaraan terlibat," tuturnya.

2 dari 13 halaman

Terjadi di KM 92

Sementara itu, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Tbk, Dwimawan Heru membenarkan telah terjadi kecelakaan di KM 91.

"Kami mengkonfirmasi terjadi kecelakaan di Jalan Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta siang ini (10/09/2019) pukul 14.30 WIB," kata Heru.
3 dari 13 halaman

Kronologi kejadian

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jawa Barat AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan kronologi kejadian.

Trunoyudo mengatakan bahwa kecelakaan tersebut berawal dari truk kontainer berwarna putih dengan nomor polisi B 9265 UEJ melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Kemudian saat melaju di lajur cepat di jalanan menurun di KM 91, truk tersebut menabrak 4 buah mobil.
4 dari 13 halaman

Truk kontainer terbakar

Truk kontainer itu menabrak bagian belakang mobil Toyota Rush dengan nomor polisi B 1073 FOF, Daihatsu Ayla nomor polisi B 1283 VKW, Toyota Avanza B 1359 PYY, dan truk wing box nomor polisi B 9331 UIW. Setelah menabrak empat mobil tersebut, truk kontainer putih lalu oleng ke kiri jalan dan terbakar. 

"Oleng ke kiri jalan masuk ke row dan terbakar," tutur Trunoyudo.
5 dari 13 halaman

Tak ada korban jiwa

Trunoyudo mengatakan bahwa truk kontainer tersebut dikendarai oleh Nursidik (33). Nursidik merupakan warga Desa Rajegwesi, Pager barang, Kabupaten Tegal. Saat itu Nursidik tak sendiri, tetapi ia ditemani oleh seorang kernet bernama Fendi Karyawan (19). Fendi juga merupakan warga Desa Rajegwesi, Pager barang, Kabupaten Tegal. Sejauh ini, Matrius menyebut tidak ada korban jiwa akibat kecelakan tersebut. Korban luka langsung dirujuk ke RS Thamrin Purwakarta.

"Tidak ada korban jiwa, 2 korban luka," tutur Matrius.
6 dari 13 halaman

Senin pekan lalu terjadi kecelakaan

Tol Cipularang arah Jakarta terutama dari KM 100 hingga KM 70 memang dikenal dengan turunannya yang curam dan tajam. Turunan paling tajam itu mulai dari KM 100 hingga KM 90. Sejumlah kecelakaan maut kerap terjadi di wilayah turunan itu.

Senin pekan lalu, terjadi kecelakaan yang melibatkan 21 kendaraan dan menewaskan 8 orang. Dugaan human error menyelimuti penyebab awal tabrakan. Namun, di sisi lain ada pula cerita misterius di lokasi kejadian. Terutama dari sejumlah pekerja proyek di sekitar lokasi tersebut. 
7 dari 13 halaman

Pengakuan seorang saksi

Sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian, Ade (40) dan Iyan (37), meyakini ada ‎sosok misterius yang ia ceritakan tak berkaitan dengan setiap kecelakaan yang terjadi.

"Kecelakaan selama ini mah murni human error. ‎Jalan dari KM 100 sampai di sini kan turunan panjang dan tajam, seringkali pengendara melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi," ujar Ade mengawali pembicaraan.
8 dari 13 halaman

Ada sosok misterius

Ade, mengisahkan cerita yang berkembang soal sosok misterius. Cerita misterius itu beredar dari mulut ke mulut berdasarkan pengalaman.

"Banyak cerita aneh yang berkembang, beredar dari mulut ke mulut ada yang pernah lihat ada yang enggak," ujar Ade (40) ditemui di KM 91+200 arah Bandung, kemarin.
9 dari 13 halaman

Ada perempuan berpakaian merah

Ade pun menuturkan soal cerita yang berkembang tentang perempuan berpakaian merah di sekitar lokasi kejadian.

"Katanya banyak yang sering lihat ada perempuan berpakaian merah berjalan di bahu jalan ke arah Bandung. Kadang menyebrang ke jalur arah Jakarta. Tapi itu saya belum lihat," katanya.
10 dari 13 halaman

Melihat pria bertopi hitam

Namun, Ade justru mengatakan bahwa ada pria bertopi hitam berjaket coklat yang kerap berkeliaran di sekitar lokasi kejadian. Pria itu berjalan dari KM 90 hingga KM 92 arah Bandung.

"Kalau itu pernah saya lihat, dua kali malah. Satu kali pernah saya cegat, saya di bawah teman saya di atas. Kami tungguin si pria berjaket coklat dan topi hitam, tapi tidak muncul lagi. Kalau saya mah lihatnya sekitar di atas jam 02.00 dini hari," kata dia.
11 dari 13 halaman

Penumpang misterius

Disisi lain, seorang pekerja proyek bernama Iyan (37) menuturkan bahwa ada sosok perempuan kerap memberhentikan sebuah bus sebagai penumpang. Sebagai gambaran, KM 91+200 berada di Kampung Cibodas, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani. Titik tersebut ternyata tepat di bawah jembatan penyeberangan. Kampung yang terdekat dari lokasi yakni Kampung Cibodas yang jaraknya sekitar 1 km. 

"Sopir bus suka cerita di sekitar sini suka ada penumpang perempuan naik bus, baik ke arah Jakarta maupun Bandung. Tapi cerita mereka, tak pernah terlihat kalau sudah turun. Biasanya suka mencegat malam hari," kata Iyan.
12 dari 13 halaman

Kerap ada bus yang berhenti

Dan ternyata dari pantauan, terlihat ada sejumlah bus yang kerap berhenti di wilayah itu untuk menarik penumpang meski sebenarnya tak diperbolehkan. Iyan pun menuturkan bahwa sopir bus tersebut sudah tak takut untuk menarik penumpang perempuan di wilayah tersebut. Meskipun seringkali dianggap misterius. 

"Karena menurut cerita mereka, kalau sudah ada si penumpang perempuan misterius itu, suka membawa keuntungan. Busnya suka jadi ramai penumpang setiap kali penumpang misterius itu datang," katanya.
13 dari 13 halaman

Bukan jadi penyebab kecelakaan

Iyan mengaku dirinya tak pernah melihat perempuan misterius itu naik bus. Dengan cerita-cerita sosok misterius itu, Ade dan Iyan pun meyakini bahwa sosok itu bukan menjadi penyebab setiap kecelakaan yang terjadi di Tol Cipularang. 

"Kalau saya belum pernah lihat, tapi memang di sini suka ada bus berhenti tarik penumpang karena kan disini dekat perkampungan," ujar dia.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : moana

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam