1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. METRO
Viral, Seorang Ibu di Medan Meninggal Dalam Kondisi Tersenyum Usai Melahirkan Bayi Kembar Tiga

Penulis : Queen

5 Desember 2019 11:11

Ibu di Medan meninggal usai lahirkan 3 anak

Planet Merdeka - Proses melahirkan bagi seorang ibu adalah momen yang harus mempertruhkan nyawa antara hidup atau mati.

Namun baru-baru ini jagad sosial media dihebohkan dengan beredarnya sebuah kabar menyedihkan perjuangan seorang Ibu yang harus menghembuskan nafas terakhirnya usai melahirkan ke tiga anak kembarnya.

Dalam unggahan akun @memoefriantto, diketahui Ibu wafat sesaat setelah melahirkan 3 bayi kembarnya di Medan. Unggahan tersebut menjadi sorotan. Pasalnya ibu yang wafat tersebut menunjukkan wajah yang berseri saat meninggal.

Dalam keterangan unggahan tersebut hanya menyampaikan doa kepada ibu yang wafat tersebut.

2 dari 7 halaman

Disebut alami pendarahan

"Semoga husnul khotimah, Perjuangan seorang ibu, nyawa pun jadi tauruhannya untuk melahirkan putra putri nya, Seorang ibu di Medan meninggal karena mengalami pendarahan setelah melahirkan ketiga putri kembarnya" tulisnya.

3 dari 7 halaman

Viral

Postingan viral tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook Yenni Yohana Marpaung.

"Tuhan yg memberi tuhan yg mengambil.. Terpujilah tuhan, Perjuangan melahirkan 3 ank kembar.. Surga tempatmu ya din Tuhan lebih sayang samamu..." tulis akun Facebook tersebut.

4 dari 7 halaman

Netizen doakan Dina Nasution

Dari unggahan di atas tadi, diketahui ibu yang wafat setelah melahirkan 3 bayi kembarnya itu adalah Dina Nasution. Nyawa Dina Nasution saat proses persalinan tak terselamatkan. Ia mengalami pendarahan usai melahirkan sehingga membuatnya tak bisa bertahan.

Netizen juga menyampaikan doa untuk Dina Nasution yang telah berjuang melahirkan ketiga buah hatinya itu. Seperti yang ditulis, Indah Setyo Gita Rini, "Semoga khusnul khotimah aamiin yaa Allah.."
Kholifah Ifa, "Surga menantimu sayang smg ank2 qm ..jd ank sholeh sholikha..amiin."
Sisi Bromo, "Ya'allah mudah2 an keluarga d berikan kekuatan dan bayi mungil d berikan kesehatan ya'allah ibu surgalah tempatmu ibu semoga pengorbanmu bermanfaat untuk bayi2 mungil amin...amin YRA."
Iga Mardva,"Surga menunggumu, Aamiin."
5 dari 7 halaman

Berikut momen mengharukannya:

Tubuh Dina Nasution yang meninggal itu tampak sudah dibalut dengan kain kafan. Matanya yang sudah tertutup itu, tampak wajahnya tersenyum.

Sebelum dikebumikan, ketiga bayi kembarnya di dekatkan di samping jasadnya. Momen mengharukan itu pun pecah. Terdengar suara orang-orang yang menyaksikannya menangis haru.

6 dari 7 halaman

Fakta Proses Persalinan Seorang Ibu

Banyak yang menyebutkan proses melahirkan adalah momen pertaruhan nyawa ibu dan anak. Melahirkan adalah perjuangan antara hidup dan mati. Sementara itu berkaitan dengan melahirkan 3 bayi kembar (triplet) memang pengalaman persalinn secara alami, namun memiliki risiko besar.

Dr dr Ali Sungkar, SpOG, dari Brawijaya Women and Children Hospital, mengatakan kehamilan kembar risiko kematiannya lebih tinggi dibandingkan kehamilan satu janin. Menurutnya, kehamilan kembar akan meningkatkan perinatal mortality rate (PMR) atau angka kematian bayi pada usia kehamilan 28 minggu, dan bayi yang berusia tujuh hari.
7 dari 7 halaman

Kehamilan bayi kembar cenderung rentan komplikasi


Angka PMR itu digunakan untuk mengidentifikasi keadaan kesehatan ibu hamil dan bayi. Angka PMR untuk kehamilan kembar tercatat lebih tinggi, berkisar antara 139 per 1.000 kelahiran. Berarti dari 1000 bayi kembar yang lahir, 139-nya meninggal.

"Risiko kehamilan ini akan lebih tinggi lagi ketika mengalami kehamilan lebih dari dua janin," ujarnya kepada kompas.com pada 2012 lalu.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : queen

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam