1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. SEHAT
Cara Menghilangkan Benjolan FAM Di Payudara Secara Alami | Terbukti Bisa Sembuh Tanpa Operasi

Penulis : Dina Putri Lestari

31 Agustus 2019 14:18

Cara Menghilangkan Benjolan FAM Di Payudara Secara Alami

Cara Menghilangkan Benjolan FAM Di Payudara - Fibroadenoma adalah tumor jinak yang muncul pada payudara Anda. Tidak semua benjolan yang muncul pada payudara Anda merupakan fibroadenoma. Orang sering keliru antara fibroadenoma dengan tumor kanker payudara. Perbedaan antara kedua jenis ini adalah bahwa fibroadenoma tidak menjadi lebih besar seiring waktu, dan tidak pula menyebar ke organ lain seperti kanker payudara. Fibroadenoma hanya tetap berada dalam jaringan payudara.

Anda bisa merasakan tumor ketika Anda melakukan pemeriksaan payudara. Jika Anda merasa ada suatu benjolan seperti bola karet dengan bentuk yang teraba dengan jelas pada payudara Anda, Anda harus mendapatkan didiagnosis untuk fibroadenoma.

Gejala Benjolan FAM di Payudara

Ketika Anda menekan kulit Anda, Anda dapat merasa fibroadenoma seperti benjolan di payudara Anda. Tanda-tanda dan gejala fibroadenoma yang umum adalah benjolan payudara yang terasa padat atau benjolan yang biasanya berbentuk bulat dengan batas yang teraba dengan jelas jelas. Fibroadenoma biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan bisa bergerak ketika Anda menyentuhnya.

Fibroadenoma dapat memiliki ukuran yang berbeda dan bisa menjadi lebih besar atau bahkan menyusut sendiri. Namun, fibroadenoma biasanya berukuran kecil, hanya 1 atau 2 cm.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Apa penyebab fibroadenoma?

Meskipun penyebab pasti dari fibroadenoma belum ditemukan, peneliti menganggap bahwa hormon memainkan peran dalam membentuk fibroadenoma. Fibroadenoma mungkin memiliki koneksi dengan hormon reproduksi, karena fibroadenoma cenderung terjadi lebih sering selama usia subur Anda. Selain itu, fibroadonema dapat menjadi lebih besar selama kehamilan atau penggunaan terapi hormon. Setelah menopause, seiring dengan penurunan kadar hormon, fibroadonema mungkin bahkan menyusut. Penyebab lainnya adalah penggunaan kontrasepsi oral sebelum usia 20, yang dapat menyebabkan perkembangan dan pertumbuhan fibroadenoma.

2 dari 4 halaman
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : dina-putri-lestari

KOMENTAR ANDA

Artikel Lainnya

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam