1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. SEHAT
Fakta-fakta Tramadol dan Riklona, Obat Penenang yang Ditemukan di Tas Lucinta Luna

Penulis : Moana

12 Februari 2020 10:21

Lucinta Luna ditangkap karena kasus narkoba

Planet Merdeka - Artis yang dikenal penuh kontroversi, Lucinta Luna ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkotika. Lucinta diamankan di apartemennya yang berada di kawasan Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Bukan hanya itu, Lucinta yang diamankan bersama 2 rekannya dan sang kekasih, Abash juga diketahui memiliki dua jenis obat penenang. Obat penenang itu ditemukan di tas Lucinta.

2 dari 8 halaman

Positif konsumsi narkoba

Dari tes urine yang dilakukan terhadap Lucinta diketahui bahwa artis yang diduga adalah seorang transgender tersebut positif memakai narkoba jenis Benzo. AKP Maulana Makarom selaku Kanit 2 Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat mengatakan bahwa kekasih Abash itu telah beberapa bulan mengkonsumsi narkoba.

"Dalam cek urine tersangka LL, positif ya, positif benzo ya, psikotropika. Kalau keterangan dari tersangka LL, yang bersangkutan kurang lebih 6 bulan," tutur Maulana.
3 dari 8 halaman

Ditemukan obat penenang

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan penangkapan Lucinta. Dalam penangkapan itu, Yusri menyebut pula bahwa Lucinta juga memiliki obat penenang.

"Diduga memiliki narkoba. Memang di dalamnya ditemukan ada obat-obatan penenang," jelas Yusri.

Belakangan diketahui obat penenang yang ditemukan di dalam tas Lucinta adalah tramadol dan Riklona.
4 dari 8 halaman

Tramadol

Tramadol memiliki nama komersial ultram. Obat ini diketahui merupakan obat yang digunakan untuk pengobatan nyeri opioid yang digunakan untuk mengatasi rasa sakit menengah hingga cukup parah.

Jika diminum secara oral, biasanya Tramadol akan bekerja dalam waktu satu jam. Obat ini sering dikombinasikan dengan parasetamol untuk meningkatkan efikasi dari Tramadol.

5 dari 8 halaman

Bisa overdosis

Nah, saat dikonsumsi, ternyata Tramadol memiliki sejumlah efek samping. Sebut saja munculnya risiko sindrom serotonin, berkurangnya rasa awas hingga kecanduan. Sementara itu, efek samping obat penenang ini adalah sembelit, gatal, dan mual.

Jika dikonsumsi tanpa takaran yang tepat, Tramadol juga bisa menyebabkan kematian akibat overdosis. Nah, kematian akibat overdosis Tramadol banyak dilaporkan di Irlandia Utara. Biasanya, banyak kasus kematian karena mengkonsumsi Tramadol dengan obat-obatan lain atau karena mengkonsumsinya bersamaan dengan alkohol.
6 dari 8 halaman

Riklona

Selain Tramadol, Lucinta juga diketahui menyimpan obat-obatan Riklona. Dilansir dari drugs.com, Riklona diketahui merupakan obat yang mengandung clonazepam. Obat ini merupakan obat golongan antikonvulsan yang berfungsi untuk mencegah sekaligus mengontrol kejang dan epilepsi.

Adapun terjadinya kejang akibat aliran listrik di dalam otak yang tidak normal. Dengan kata lain, obat ini dapat menyeimbangkan aliran listrik otak sehingga gejala kejang dapat dikendalikan dengan baik. Namun, di sisi lain, clonazepam juga dapat digunakan untuk meredakan gangguan panik.

7 dari 8 halaman

Efek samping

Penggunaan riklona ini ternyata memiliki banyak efek samping. Efek samping penggunaan obat penenang ini antara lain adalah penurunan kesadaran, depresi, pusing gangguan koordinasi gerakan, kelelahan, kebingungan, hingga gangguan ingatan.

Sementara itu, dilansir dari artikel yang dirilis oleh Drugs.com, mereka membenarkan bahwa obat-obatan jenis Benzo membuat orang mudah depresi dan cemas.
8 dari 8 halaman

Bisa sebabkan depresi

Benzodiazepin (Benzo) disebut sebagai obat buatan manusia yang menyebabkan depresi ringan hingga berat pada saraf di dalam otak (sistem saraf pusat) dan sedasi (kantuk). Kejang, kegelisahan, dan penyakit lain yang membutuhkan pengobatan benzodiazepine (benzo) mungkin disebabkan oleh aktivitas saraf yang berlebihan di otak. Obat-obatan jenis benzo biasanya akan bekerja dengan meningkatkan efek asam gamma-aminobutyric (GABA) di otak.

Asam gamma-aminobutyric adalah neurotransmitter, bahan kimia yang digunakan saraf untuk mengirim pesan satu sama lain. Asam gamma-aminobutyric mengurangi aktivitas saraf di otak dan meningkatkan efek GABA dengan benzodiazepin, mengurangi aktivitas otak. Obat yang termasuk dalam kategori benzo salah satunya adalah Xannax.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : moana

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya