1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. SELEBRITY
Mempelai Pria Dirawat di Rumah Sakit, Mertua Gantikan Duduk di Pelaminan

Penulis : Moana

10 September 2019 14:18

Mertua gantikan anak dan menantu duduk di pelaminan

Sebuah kisah terbilang cukup unik sekaligus memilukan kembali terjadi dan menjadi sorotan. Kali ini tentang sepasang pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahan.

Karena mempelai pria sakit, mertua menggantikan anak dan menantunya duduk di pelaminan ketika resepsi pernikahan.

2 dari 7 halaman

Mempelai pria sakit

Hal ini dialami oleh sepasang pengantin asal Negeri Jiran, Malaysia. Orang tua dari seorang mempelai wanita bernama Fatheen Afiqah Jeffry (27) harus menggantikan anak dan menantunya duduk di pelaminan. 

Pada 31 Agustus 2019 lalu, Fatheen dipinang oleh seorang pria bernama Abdul Kassim (28). Mereka pun berencana untuk melangsungkan resepsi atau pesta pernikahan pada malam harinya di Dewan Seri Siantan, Putrajaya. Namun, sayangnya, rencana itu batal dilakukan. Hal itu karena Kassim mengalami sakit. 

"Sebenarnya suamiku sudah merasakan sakit perut, tapi ia berusaha bertahan. Sampai pagi hari masih terasa sakit. Kami pun pergi ke klinik dan kemudian dirujuk ke rumah sakit," lanjut dia.
3 dari 7 halaman

Harus dioperasi

Berdasarkan pemeriksaan dokter, Kassim menderita usus buntu dan harus segera dioperasi.

Fatheen pun menuturkan bahwa pihak medis mengumumkan bahwa Kassim harus dioperasi pada pukul 07.30 pagi. Hal itu beberapa jam sebelum pernikahan mereka digelar. 
4 dari 7 halaman

Kondisinya semakin parah

Karena akan melangsungkan pernikahan pada hari itu juga, Fatheen meminta penangguhan operasi kepada dokter. Meski dokter telah mengatakan bahwa keputusan itu terlalu beresiko, tetapi akhirnya dokter mengizinkannya atas persetujuan pasien.

Akan tetapi, ketika keluar dari ruang gawat darurat untuk pulang, suami Fatheen merasa kesakitan. Mengetahui hal itu, dokter pun mencegah keduanya untuk pulang. Pihak dokter kemudian mendesak Kassim untuk segera dioperasi. Mengetahui kenyataan itu, Fatheen pun kemudian menghubungi kedua orang tuanya. Ia memberitahukan mengenai kondisi sang suami. 

"Saya menghubungi ayah saya untuk mengatakan apa yang terjadi dan tidak bisa mengikuti pernikahan. Mereka mengatakan tidak apa-apa untuk menyelesaikan operasi terlebih dahulu, dan acara harus dilanjutkan karena banyak orang diundang," ucap Fatheen.
5 dari 7 halaman

Pesta berubah menjadi jamuan makan malam

Fatheen pun menuturkan bahwa akhirnya pesta pernikahannya berubah menjadi jamuan makan malam. Orang tua Fatheen pun memberitahu para tamu tentang operasi yang dilakukan oleh Kassim. 

"Ayah bilang pesta pernikahan itu berubah menjadi makan malam, dan mereka (orang tua Fatheen) memberitahu para tamu tentang operasi ini," lanjut dia.
6 dari 7 halaman

Tetap berjalan sesuai rencana

Pesta pernikahan yang telah direncanakan Fatheen bersama suaminya tersebut bertemakan Inggris. Tema itu terinspirasi dari pesta pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton beberapa tahun silam. 

Meski ia merasa sedih karena telah melewatkan pernikahan impiannya, tetapi Fatheen lebih merasa sedih ketika melihat suaminya sedang terbaring sakit. Fatheen pun memilih untuk mengutamakan kesehatan sang suami daripada pesta pernikahan yang sudah lama ia impikan. 

"Yang lebih penting adalah kami menikah, Alhamdulillah. Masalah pesta pernikahan, itu bisa dilakukan kapan saja," kata anak tertua dari dua bersaudara itu.
7 dari 7 halaman

Orang tua gantikan duduk di pelaminan

Fatheen tak menyangka jika pesta pernikahan itu berjalan lancar, meski tanpa kehadiran dirinya dan sang suami. Fatheen pun mengaku terharu mengetahui bahwa orang tuanya lah yang menggantikan dirinya di pelaminan hingga melayani para tamu undangan yang telah hadir. 

"Mama bilang dia tidak ingin suasana terlihat sedih. Jika semua orang sedih, tidak ada yang akan makan. Jadi Papa Mama pun bersanding di pelaminan agar suasana terlihat lebih baik. Terima kasih, Papa Mama!" kata Fatheen.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : moana

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam