1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. SELEBRITY

Tajir melintir setelah cerai dari Dhani, ternyata ini 5 sumber kekayaan Maia Estianty

Penulis : Aleolea Sponge

8 Februari 2018 09:27

Nama Maia Estianty sepertinya sudah tak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia, Wajahanya yang kerap menghiasi layar kaca membuat dirinya semakin dikenal publik. Wanita kelahiran Surabaya, Jawa Timur, pada 42 tahun lalu dikenal publik sebagai penyanyi papan atas. Ia juga merupakan penyanyi dari duo Maia dan sebelumnya dikenal sebagai kibordis dari duo Ratu.

Tak hanya menyanyi ternyata Maia juga pernah mengisi acara komedian Extravaganza Trans TV, tetapi kemudian berhenti, lalu melanjutkan berperan di drama sit-kom OB RCTI untuk beberapa episode. selain itu juga Maia juga pernah ikut bagian dalam sebuah film yang berjudul Tjokroaminoto - Sang Guru Bangsa besutan Garin Nugroho.

Setelah berumah tangga 12 tahun dan gonjang-ganjing kurang lebih 2 tahun Maia dan Dhani resmi bercerai pada tanggal 23 September 2008. Setelah cerai dari Ahmad Dhani kini Maia harus bisa membiayai dirinya sendiri dan ketiga anaknya hasil pernikahannya dengan Dhani. yakni Ahmad Al Ghazali, Ahmad El Jallaludin Rumi, dan Abdul Qodir Jaelani.

Selain itu, dia juga harus membiayai pendidikan anaknya, terutama El Jallaludin Rumi yang kini sedang kuliah di London, Inggris. Kuliah di luar negeri menggunakan biaya sendiri (self funding), terlebih di Inggris pun tentu tak membutuhkan biaya sedikit.

Lalu, dari mana sebenarnya Maia mendapatkan mendapatkan duit sehingga bisa menghidupi diri sendiri dan putranya kini? Terlebih dia juga dikenal memiliki gaya hidup mewah dan sosialita.

Berikut daftar pundi uang Maia.

1. Label Rekaman

Le Moesik Revole adalah nama label rekaman milik Maia. Tak asal musisi muda yang dicomot untuk diorbitkan. Kata Maia, kalau misal bentuknya band, mereka harus bisa mengarang lagu sendiri. 

Selain itu, ketampanan juga menjadi syarat bagi para musisi jika ingin diorbitkan label Maia. Menurut ibu 3 anak itu, faktor tersebut masih sangat penting di Indonesia. Terlepas itu semua, Maia mengakui kalau faktor X menjadi kunci utama seorang musisi bisa bertahan di industri musik. Diakui Maia, itupun tidak memiliki rumus yang pasti.

2. Menanyi

Dia adalah penyanyi yang dibesarkan melalui duo Ratu, Maia membentuk grup musik ini bersama Pinkan Mambo.

Pada tahun 2003 album pertama mereka yang bertitel Bersama dengan single andalan 'Aku Baik-Baik Saja', 'Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu', dan 'Jangan Bilang Siapa-Siapa'.

Tidak beberapa lama, Pinkan keluar dari Ratu dan memutuskan bersolo karier. Kedudukan Pinkan digantikan oleh Mulan Kwok yang didapat melalui proses audisi. Tahun 2005, setelah Pinkan mundur dari Ratu, Maia memilih Mulan sebagai vokalis barunya.

Bersama rekannya Mulan, Maia merilis album kompilasi pertama bertajuk Ratu & Friends dengan single 'Teman Tapi Mesra' dan 'Di Dadaku Ada Kamu'.

Album ini sukses di pasaran dengan penjualan 400 ribu kopi, Tahun 2006, Maia dan Mulan merilis album Nomor Satu, dengan debut andalan 'Lelaki Buaya Darat', dan 'Dear Diary'.

Seperti album pertamanya bersama Mulan, album ini pun sukses besar di pasaran dengan angka penjualan 500 ribu kopi hanya di minggu pertama perilisan. Nampaknya Ratu mencapai puncak pada era Mulan.

Namun naas, Mulan memutuskan hengkang dari Maia pada awal tahun 2007. Setelah vakum selama 1 tahun Maia kembali dengan formasi Duo MAIA.

Akhir tahun 2007 merupakan tahun yang berat bagi Maia. Mulan akhirnya memutuskan keluar dari Ratu. Pada Desember 2007, akhirnya Maia menemukan pengganti Mulan.

Lewat audisi yang dilakukan Maia untuk merekrut anggota baru ratu terpilihlah Mey Chan. Masalah tidak selesai sampai disini, kemudian muncul masalah baru, yaitu Dhani menggugat Maia atas hak nama dari Ratu, dan kemudian melarang Maia untuk memakai nama tersebut.

Inilah awal keruntuhan masa kejayaan Ratu dan akhirnya karena masih terikat kontrak dengan Sony BMG maka Maia terpaksa harus mencari nama lain untuk albumnya tersebut.

Pada tahun 2008, Maia bersama rekan barunya Mey Chan memperkenalkan grup barunya duo Maia dan merilis album kompilasi bertajuk Maia & Friends. Album mereka mencetak single seperti "Ingat Kamu" dan "E.G.P".

Pada tahun 2009, duo Maia merilis album bertajuk Sang Juara dan Album mereka mencetak single seperti 'Pengkhianat Cinta' dan 'Serpihan Sesal' serta 'Sang Juara' yang didedikasikan untuk para olahragawan Indonesia.

3. Karaoke

Bisnis karaoke milik Maia bermerek Alegro dan kini usianya 5 tahun. Maia bersyukur, usaha rumah karaoke yang ia besarkan itu sudah berkembang pesat, meski pangsa pasarnya untuk menengah ke atas.

Karena sudah membuka di 5 kota, Maia menegaskan rumah karaoke usahanya itu sudah bisa menjanjikan pemasukan yang luar biasa. Meski banyak usaha rumah karaoke di Indonesia lebih khususnya di Jakarta, Maia menegaskan kalau Algero memiliki fokus tersendiri.

"Kita punya sekmen sendiri. Alhamdulillah kita bs selesaikan dan semoga tidak ada sikut mensikut dari pencipta lagu dan yg lainnya. Kita familly karaoke, insya Allah aman," katanya.

"Terus keamanan juga sangat aman sekali," sambungnya.

Oleh karena itu, Maia berpesan kepada ibu-ibu agar tidak melarang suaminya untuk datang karaoke di Alegro.

"Pokoknya aman yah kita tidak siapkan ladys-ladys (wanita penghibur)," ujar Maia.

4. Kecantikan

Sejak Mey Chan memutuskan untuk keluar dari Duo Maia dan pindah negara, Maia mulai vakum dari dunia musik. Sampai akhirnya ia 'terpaksa' menjadi produser musik dari Tata Janeeta di lagu barunya nanti.

Namun,  absennya Maia dari dunia musik bukan berarti dirinya leyeh-leyeh di rumah. Sebagai seorang janda dengan 3 anak, Maia mulai mencari uang dengan menggeluti dunia bisnis.

Mungkin karena dirinya seorang wanita yang konsen dengan kecantikan, Maia pun membuka bisnis di dunia itu. Maia pun menjual produk kecantikan bermerek EMK yang awalnya berasal dari Beverly Hills.

Di luar negeri sana, sudah banyak artis-artis top yang memakai produk ini. Karena Maia juga seorang konsumen, akhirnya ia membuka bisnis ini tapi bukan di Indonesia.

Ia menggunakan kesempatan menemani El Rumi sambil membuka sebuah kantor di London. Lewat Instagram pribadinya, Maia mengunggah beberapa foto dirinya berdiri dengan bangga di depan kantor barunya di Beauchamp Place.

Memang kantornya tak besar, tapi tentu itu sudah menjadi sebuah pencapaian yang sangat membanggakan bagia Maia sendiri.

5. Label Rekaman

Le Moesik Revole adalah nama label rekaman milik Maia. Tak asal musisi muda yang dicomot untuk diorbitkan. Kata Maia, kalau misal bentuknya band, mereka harus bisa mengarang lagu sendiri. 

Selain itu, ketampanan juga menjadi syarat bagi para musisi jika ingin diorbitkan label Maia. Menurut ibu 3 anak itu, faktor tersebut masih sangat penting di Indonesia.

Terlepas itu semua, Maia mengakui kalau faktor X menjadi kunci utama seorang musisi bisa bertahan di industri musik. Diakui Maia, itupun tidak memiliki rumus yang pasti.

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : aleole

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya