LIVE
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbola
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbola
  • Sport
  • Ngakak
HEADLINE HARI INI
  • {title}
  • {title}
  1. Hot News

Rayakan HUT ke-80 RI, Kemenko Perekonomian Semangat Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Kemenko Perekonomian rayakan HUT ke-80 RI dengan komitmen kerja nyata. Bagaimana strategi mereka menghadapi tantangan ekonomi global dan mempertahankan capaian positif Indonesia?

Minggu, 17 Agu 2025 21:08:00
konten ai
Kemenko Perekonomian rayakan HUT ke-80 RI dengan komitmen kerja nyata. Bagaimana strategi mereka menghadapi tantangan ekonomi global dan mempertahankan capaian positif Indonesia? (©Planet Merdeka)
Advertisement

Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia baru saja merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI. Perayaan ini dilaksanakan dengan semangat membara untuk terus bekerja nyata. Mereka bertekad menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang kompleks di era globalisasi saat ini.

Upacara bendera peringatan HUT ke-80 RI diselenggarakan di Graha Sawala, Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta. Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, bertindak sebagai inspektur upacara. Beliau menyampaikan pidato inspiratif mengenai makna kemerdekaan masa kini.

Menurut Menko Airlangga, kemerdekaan saat ini dimaknai lebih luas dari sekadar kebebasan fisik. Kemerdekaan kini menuntut generasi penerus untuk mengisi dengan kontribusi nyata. Terutama dalam memperkuat fondasi perekonomian bangsa demi kesejahteraan bersama.

Advertisement

Makna Kemerdekaan dan Dinamika Tantangan Ekonomi

Menko Airlangga Hartarto menekankan bahwa makna kemerdekaan telah berevolusi seiring waktu. Jika dahulu berfokus pada pembebasan dari penjajahan, kini kemerdekaan menuntut kerja keras. Ini untuk mengatasi berbagai isu ekonomi yang muncul akibat globalisasi.

Delapan dekade perjalanan bangsa Indonesia dipenuhi dengan dinamika perjuangan dan pembangunan. Dari upaya merebut kedaulatan hingga menghadapi gejolak global. Namun, bangsa ini selalu menunjukkan daya juang dan ketangguhan yang luar biasa. Ini menjadi modal penting dalam menghadapi masa depan.

Tugas utama generasi saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan aksi konkret. Khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berubah. Kemenko Perekonomian berkomitmen penuh untuk mewujudkan hal tersebut. Mereka berupaya menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Advertisement

Capaian Positif Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Meskipun kondisi geopolitik dan perekonomian dunia masih diliputi ketidakpastian, Indonesia berhasil menunjukkan performa ekonomi yang tangguh. Hal ini tercermin dari berbagai indikator makroekonomi yang positif. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen bangsa.

Data menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia mampu tumbuh impresif sebesar 5,12 persen secara tahunan pada kuartal II 2025. Inflasi juga berhasil dijaga pada level 2,37 persen per Juli 2025. Angka ini menunjukkan stabilitas harga yang baik di tengah fluktuasi global.

Selain itu, pemerintah juga berhasil menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 4,76 persen per Februari 2025. Tingkat kemiskinan juga menurun menjadi 8,47 persen per Maret 2025. Capaian ini didukung oleh penciptaan 1,2 juta lapangan pekerjaan baru selama semester I 2025. Ini menunjukkan keberhasilan program strategis dan visi Asta Cita di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Apresiasi Pengabdian Melalui Satyalancana Karya Satya

Dalam momentum perayaan HUT ke-80 RI, Kemenko Perekonomian juga memberikan penghargaan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Penghargaan ini berupa Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya. Penghargaan ini dianugerahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menko Airlangga Hartarto secara simbolis menyerahkan tanda kehormatan tersebut. Penghargaan ini diberikan kepada PNS yang telah mengabdi dengan setia kepada negara. Mereka telah berbakti selama 10 tahun, 20 tahun, hingga 30 tahun. Ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Pemberian Satyalancana Karya Satya ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur negara. Ini untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme. Pengabdian mereka sangat penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Ini juga memperkuat Kemenko Perekonomian dalam menghadapi tantangan ke depan.

Berita Terbaru
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • UIN Jakarta Usung Kurikulum Berbasis Cinta: Fondasi Generasi Penuh Kasih Sayang dan Toleransi
  • Tahukah Anda? DPRD Ambon Kenalkan Dunia Politik Lewat Program Parlemen Muda untuk Pelajar
  • Maluku Tengah Bangkit: Pemkab Rekonstruksi 12 Rumah Pascakonflik, Libatkan Warga Lokal untuk Pemulihan
  • airlangga hartarto
  • ekonomi indonesia
  • geopolitik global
  • hut ri
  • kemenko perekonomian
  • konten ai
  • lapangan kerja
  • pembangunan nasional.
  • pertumbuhan ekonomi
  • #planetantara
  • satyalancana karya satya
  • tantangan ekonomi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.