Azhari: Jurnalis Antara, Melawan Konflik dan Tsunami dalam Buku Autobiografi
Buku autobiografi "Terlahir Sebagai Jurnalis Antara" mengisahkan perjalanan hidup Azhari, seorang jurnalis Antara yang teguh menghadapi konflik Aceh dan tsunami 2004, hingga mencapai puncak kariernya.

Azhari, jurnalis senior Antara, baru saja meluncurkan buku autobiografinya yang berjudul "Terlahir Sebagai Jurnalis Antara" pada 4 Januari 2025 di Medan. Buku setebal 101 halaman ini menceritakan pengalamannya sebagai wartawan di tengah konflik Aceh dan bencana tsunami Aceh tahun 2004.
Karier Azhari di Antara dimulai pada 1997 sebagai pembantu koresponden di Aceh. Sejak awal, ia terjun langsung meliput peristiwa-peristiwa menegangkan. Bayangkan, ia harus bekerja di tengah konflik bersenjata antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan TNI, menghadapi ancaman nyawa setiap hari. Kisah-kisah mengerikan, seperti menemukan jasad korban dengan luka tembak dan penganiayaan, tertuang dalam buku ini dengan detail.
Namun, pengalaman paling traumatis adalah saat tsunami menerjang Aceh pada 26 Desember 2004. Azhari mengalami sendiri dahsyatnya bencana tersebut. Tragisnya, ia kehilangan kedua orangtuanya, saudara kandung, dan 12 anggota keluarganya lainnya dalam peristiwa tersebut. Bayangkan bagaimana perasaan seorang manusia di situasi itu.
Meskipun dilanda duka cita mendalam, Azhari tetap menunjukkan dedikasi yang luar biasa sebagai jurnalis. Ia bahkan menjadikan rumahnya sebagai kantor darurat Antara untuk melanjutkan peliputan bencana. Komitmennya terhadap pekerjaan dan negaranya sangat terlihat di sini. Ini adalah bukti nyata dari keuletan dan profesionalitasnya.
Buku ini juga menceritakan bagaimana Azhari, meski memiliki rasa takut, selalu memprioritaskan tugasnya sebagai jurnalis. Ia mengisahkan perjalanan liputan di Lhokseumawe, salah satu titik panas konflik Aceh pada 1999, dengan gambaran situasi yang menegangkan namun tetap menekankan pentingnya netralitas dan peran Antara sebagai media penyeimbang.
Sepanjang kariernya, Azhari telah menjabat sebagai Kepala Biro Antara di beberapa provinsi, termasuk Jambi, Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. Kemampuannya dalam menangani konflik dan menyelesaikan berbagai permasalahan membuatnya dijuluki 'Kepala Biro Cuci Piring'. Prestasi tertinggi dalam kariernya adalah menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan Perum LKBN Antara pada tahun 2023.
Buku "Terlahir Sebagai Jurnalis Antara" tidak hanya sekadar kumpulan cerita, tetapi juga merefleksikan dedikasi dan pengorbanan seorang jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Kisah Azhari menjadi inspirasi bagi jurnalis muda, khususnya mereka yang bekerja di Antara, untuk tetap teguh pada idealisme dan profesionalisme jurnalistik.
Meskipun buku ini memiliki beberapa kekurangan, seperti beberapa peristiwa yang seharusnya dapat digali lebih dalam, buku ini tetap menjadi bacaan penting dan layak menjadi salah satu warisan jurnalistik Indonesia. Kisah Azhari, jurnalis Antara yang teguh menghadapi konflik dan bencana, patut diacungi jempol.
Detail Buku:
- Judul: 'Terlahir Sebagai Jurnalis Antara'
- Penulis: Azhari CMC
- Jumlah Halaman: 101 halaman
- Penerbit: UMSU Press
- Publikasi: 2025