Mobil Wisata Terperosok di Karanganyar Usai Kunjungi Candi Cetho, Empat Penumpang Luka-luka
Kecelakaan tunggal minibus Elf di Karanganyar, Jawa Tengah, menewaskan 0 orang dan melukai 4 penumpang setelah rombongan wisata dari Gresik mengalami rem blong usai mengunjungi Candi Cetho.

Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah minibus Elf terjadi di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (4/4). Mobil yang membawa rombongan wisata asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terperosok di area perkebunan teh Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi. Peristiwa ini terjadi setelah rombongan tersebut mengunjungi Candi Cetho, salah satu destinasi wisata sejarah yang terkenal di daerah tersebut. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meskipun empat penumpang mengalami luka-luka.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar, Inspektur Satu Yudo Sukarno, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa minibus Elf tersebut telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. "KBM minibus Elf juga sudah berhasil dievakuasi," kata Yudo Sukarno.
Kecelakaan ini melibatkan 13 penumpang. Keempat penumpang yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini.
Kronologi Kecelakaan di Perkebunan Teh
Menurut informasi yang dihimpun, minibus Elf bernomor polisi W 7885 AG dikemudikan oleh Alfian Cipta Adi (38), warga Surabaya. Sebelum kecelakaan terjadi, rombongan tersebut mengunjungi kerabat di Desa Gumeng dan kemudian melanjutkan perjalanan wisata ke Candi Cetho.
Setelah berwisata di Candi Cetho, rombongan meninggalkan lokasi sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam perjalanan pulang menuju Karanganyar kota, tepatnya di pertigaan Cakruk Kadipekso, Jenawi, diduga mobil mengalami rem blong. Pengemudi berusaha membanting setir ke kanan untuk menghindari kecelakaan yang lebih parah, namun upaya tersebut gagal.
Akibatnya, minibus terperosok dan terguling di area perkebunan teh. Kecepatan kendaraan saat kejadian dan kondisi jalan saat itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Beruntung, meskipun mobil mengalami kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Pihak kepolisian Polres Karanganyar, yang diwakili oleh AKP Agista Ryan Mulyanto, menghimbau kepada para wisatawan untuk selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama saat melewati medan yang berkelok dan menanjak seperti di daerah sekitar Candi Cetho. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.
Kondisi Penumpang dan Penanganan Medis
Empat penumpang yang mengalami luka-luka langsung mendapatkan perawatan medis di puskesmas terdekat. Jenis dan tingkat keparahan luka masih belum dipublikasikan secara detail oleh pihak berwenang. Namun, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Kondisi para penumpang lainnya yang tidak mengalami luka-luka juga telah dipastikan dalam keadaan baik.
Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk memberikan dukungan dan memastikan kebutuhan medis para korban terpenuhi. Polisi juga terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan proses evakuasi kendaraan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para wisatawan untuk selalu memprioritaskan keselamatan dan mengecek kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama di daerah dengan medan yang menantang.
Setelah kejadian ini, pihak berwenang akan melakukan evaluasi dan kemungkinan peninjauan ulang terhadap kondisi jalan di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang. Keselamatan para wisatawan tetap menjadi prioritas utama.