1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. HOT NEWS

Akhirnya Ferdy Sambo Beri Pengakuan Mengejutkan Ini Soal Sosok Wanita Misterius Menangis Keluar Rumah: Istri Saya Diperkosa Yosua

Penulis : Joernoy

7 Desember 2022 08:58

Ferdy Sambo Beri Pengakuan Mengejutkan Ini Soal Sosok Wanita Misterius Menangis Keluar Rumah

Pengakuan Ferdy Sambo soal sosok wanita misterius menangis keluar dari rumahnya. Sosok wanita menangis belakang jadi topik pembahasan dalam persidangan pembunuhan Brigadir J. Ferdy Sambo angkat bicara soal perempuan misterius menangis keluar dari rumahnya di Bangka, Jakarta Selatan.

Dalam persidangan Selasa (6/12/2022), Ferdy Sambo membantah keterangan Bharada E soal Perempuan misterius yang menangis keluar dari rumahnya itu. Ferdy Sambo yakin Bharada E hanya mengarang soal perempuan misterius itu.

Sebelumnya kehadiran perempuan misterius itu terungkap dari mulut Bharada E di persidangan. Ditambah lagi, Kamaruddin Simanjuntak pengacara Brigadir J ikut bersuara soal perempuan misterius.

Kamaruddin Simanjuntak menyebut perempuan misterius itu sebagai si Cantik. Masih menurut Kamaruddin Simanjuntak, si Cantik itu berseragam coklat.

2 dari 6 halaman

Ferdy Sambo Bantah Info Intelijen Kamaruddin Simanjuntak Soal Perempuan Menangis di Rumah Bangka

Ferdy Sambo membantah pernyataan pengacara Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak soal identitas perempuan menangis di Rumah Bangka.

Padahal, Kamaruddin Simanjuntak telah mengungkapkan bahwa informasinya diperoleh dari seorang jenderal polisi. Meski demikian, Ferdy Sambo tetap tak membenarkan informasi tersebut.

"Tidak benar untuk saya, gitu yah," ujarnya kepada awak media usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (6/12/2022).

Ferdy Sambo Sebut Informasi Kamaruddin Simanjuntak Tidak Dapat Dibuktikan Menurut Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak telah diberikan kesempatan untuk bersaksi di dalam persidangan. Namun informasi-informasi yang dilontarkannya tidak dapat dibuktikan.

"Dia sudah dikasih kesempatan bersaksi di persidangan, informasi itu tidak bisa dibuktikan. Sekarang menyampaikan hal-hal di luar persidangan," kata Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Kamaruddin Simanjuntak, mengaku bahwa dirinya mendapat informasi soal "wanita cantik" di Rumah Bangka dari seorang jenderal polisi lulusan Akpol 1987. Menurut Kamaruddin Simanjuntak, informasi dari Jenderal lulusan Akpol 1987 itu diungkapkan ke dirinya pada dua minggu lalu.

Sang jenderal secara spesifik, kata Kamaruddin, menyebut bahwa satu dari wanita cantik simpanan Ferdy Sambo adalah perwira polisi atau berseragam cokelat dan disebutnya 'wanita bergilir'.

Hal lain yang mengagetkan, kata Kamaruddin Simanjuntak, 'wanita cantik' simpanan Ferdy Sambo ini, sebelumnya adalah simpanan atau milik Jenderal TM yang kini tersandung kasus narkoba.

Sebagai informasi, Ferdy Sambo adalah lulusan Akpol tahun 1994.

"Namun yang mengagetkan adalah, kita anggap si cantik ini kan hanya milik daripada FS. Tapi sekitar 2 minggu yang lalu, saya didatangi oleh seorang jenderal yang sangat senior. Jenderal ini mengatakan kepada saya, satu diantara si cantik ini adalah piala bergilir," ujarnya dalam tayangan di akun YouTube Uya Kuya TV pada Sabtu (3/12/2022) lalu.

"Jenderal ini bilang satu wanita cantik FS piala bergilir itu sering juga dipakai TM, yang juga seorang jenderal. Saya kaget juga, karena informan saya bilang itu wanitanya FS. Ternyata sebelum FS, ke TM dulu," kata Kamaruddin.
3 dari 6 halaman

Ferdy Sambo Tuding Bharada E Ngarang

Mantan Kadiv Propam Polri sekaligus terdakwa kasus tewasnya Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir Yoshua, Ferdy Sambo menepis keterangan Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada Eliezer di persidangan.

Adapun keterangan yang dibantah oleh Ferdy Sambo itu terkait dengan adanya sosok perempuan selain Putri Candrawathi di rumah Ferdy Sambo di Bangka, Jakarta Selatan.

Eliezer menyebut, saat itu perempuan tersebut sedang menangis setelah insiden penembakan Yoshua.

"Tidak benar itu keterangan dia, ngarang-ngarang," kata Ferdy Sambo saat ditemui di sela persidangan, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022).

Ferdy Sambo masih kekeuh kalau kejadian yang sebenernya terjadi dari kasus ini adalah murni pelecehan seksual. Dirinya masih meyakini kalau almarhum Yoshua melakukan pemeriksaan bukan soal perselingkuhan.

"Jelasnya istri saya kan diperkosa sama Yosua. Tidak ada motif lain apalagi perselingkuhan," ucap dia.

Atas hal itu, Ferdy Sambo secara tegas menyatakan kalau apa yang dikatakan Eliezer tidak ada benarnya.

"Tidak ada itu," tukasnya.
4 dari 6 halaman

Bharada E Ungkap Ada Sosok Perempuan
Bharada E mengungkapkan ada sosok perempuan yang menangis di depan kediaman Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Kejadian itu disebut Bharada E terjadi pada sekitar akhir Bulan Mei 2022.

Pada saat itu Bharada E mengikuti rombongan Putri Candrawathi ke kediamannya di Rumah Bangka.

Rumah Bangka disebut Bharada E menjadi tempat persinggahan sementara setelah rombongan Putri mengitari kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Disebut Bharada E saat itu mobil terus menyusuri jalan tanpa henti, seolah tak bertujuan.

"Itu perjalanan ada mutar-mutar di Kemang," kata Bharada E.

Setelah cukup lama mengitari kawasan Kemang, rombongan pun pergi ke rumah pribadi Ferdy Sambo yang berlokasi di Jalan Bangka, Jakarta Selatan. Begitu tiba di Rumah Bangka, raut wajah Putri terlihat marah.

"Saat mampir di kediaman, saya lihat ibu marah. Saya enggak berani menanyakan," ujarnya.

Selanjutnya Bharada E pun diminta Yosua untuk memarkir mobil di belakang rumah. Pada saat yang sama pula, Yosua memberi tahu bahwa nanti akan ada tamu laki-laki bernama Eben. Namun Bharada E mengaku tak tahu apakah tamu tersebut datang sendiri atau bersama orang lain.

"Almarhum bilang: chad nanti ada Pak Eben yang datang, rekannya bapak."

Selang waktu setengah jam, Ferdy Sambo tiba di Rumah Bangka. Saat itu Sambo tiba diikuti ajudannya, Saddam. Sama seperti Putri, Sambo juga tiba di rumah dengan marah. Namun Richard tak merinci seperti apa kemarahan Sambo kala itu.

"Pak FS kayak marah-marah juga langsung masuk ke dalam rumah."

Para ajudan pun kemudian menunggu di luar rumah hingga pertemuan selesai. Sekira setengah jam kemudian, seorang wanita keluar dari rumah. Diakui Bharada E, dia tidak mengenal wanita tersebut. Dilihatnya pula sang perempuan menangis sembari mencari supirnya.

"Nangis dia. Saya bertanya-tanya ini siapa. Perempuan itu bilang mencari driver dia."

Spontan, Bharada E pun menuju belakang rumah dan memanggil sang supir. Perempuan itu pun naik ke mobil dan pergi dari Rumah Bangka. Sejak kejadian itu, disebut Bharada E bahwa Ferdy Sambo menjadi jarang pulang ke Rumah Bangka.

"Semenjak kejadian itu Pak FS sudah lebih sering di Saguling," ujarnya.
5 dari 6 halaman

Kuasa Hukum Keluarga Ferdy Sambo Bantah

Sementara, pengacara keluarga Ferdy Sambo, Arman Hanis menganggap Bharada E mengarang soal insiden wanita itu.

"Terkait keterangan RE di persidangan, saya tegaskan keterangan itu tidak benar dan hanya karangan RE saja dan juga tidak ada dalam dakwaan klien kami," kata Arman saat dihubungi, Jumat.

Bantahannya itu, kata Arman, didasari karena Bharada E sendiri tidak berdinas di rumah pribadi Sambo di Jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan melainkan di rumah dinas Komplek Perumahan Polri, Duren Tiga.

Sehingga hal itu bertolak belakang dengan keterangan Bharada E yang mengaku berangkat dari rumah pribadi Saguling, bersama Putri Candrawathi dan Brigadir J untuk menuju ke rumah pribadi jalan Bangka, Kemang, Jakarta Selatan.

"Tidak benar, karena kalau RE tidak berdinas dia tidak di saguling tp di rumah posko duren tiga," ujarnya.

Rambut Pendek, Kulit Sawo Matang

Kuasa hukum Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada Eliezer, Ronny Talapessy membenarkan keterangan kliennya kalau ada wanita lain di rumah Ferdy Sambo selain Putri Candrawathi.

Ronny menyirikan sosok perempuan tersebut. Kata dia, sosok perempuan yang dimaksud oleh Bharada Eliezer memiliki rambut pendek dan berkulit sawo matang.

"Yang pasti dia rambutnya pendek, kulitnya sawo matang," kata Ronny kepada awak media saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022).

Kendati begitu, Ronny enggan membeberkan secara detail siapa sosok perempuan itu. Kata dia, nantinya dalam persidangan rencananya seluruh ciri-ciri dari sosok perempuan itu akan disampaikan.

"Nanti ya, nanti," singkat Ronny.
6 dari 6 halaman

Soal Wanita Menangis di Rumah Ferdy Sambo, LPSK Klaim Bharada E Jujur
Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E mengungkap adanya sosok perempuan menangis di kediaman Ferdy Sambo di Jalan Bangka. LPKS mengklaim pernyataan Bharada E dalam sidang yang digelar pada Rabu (30/11/2022) tersebut adalah jujur.

Sementara pihak Ferdy Sambo menyebut pernyataan Eliezer hanyalah sebuah karangan. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memastikan pernyataan Bharada E tersebut jujur.

"Tentu (sejak awal kami minta Bharada E jujur)," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi saat dihubungi, Jumat (2/12/2022).

Saat diperiksa LPSK, Bharada E juga mengungkap perihal adanya wanita menangis tersebut. Edwin pun menyebut, keterangan Bharada E bukanlan karangan. Cerita soal wanita tersebut ternyata diceritakan Bharada E begitu saja dan merupakan pengalamannya selama bertugas di rumah Ferdy Sambo.

"Cerita itu mengalir begitu saja terkait dengan tugas dan pengalaman dia selama bersama FS (Ferdy Sambo) dan PC (Putri Candrawathi)," tutur Edwin.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : joernoy

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya