1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. HOT NEWS

Bharada E Terekam Geleng-geleng Kepala Hingga Menatap Tajam Saat Dengar Pengakuan Ferdy Sambo

Penulis : Joernoy

8 Desember 2022 09:05

Bharada E Menatap Tajam Ferdi Sambo Saat Dipersidangan

Bharada Richard Eliezer alias Bharada E terlihat hanya geleng-geleng dan menatap tajam mendegar pengakuan Ferdy Sambo, dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).

Dalam sidang lanjutan sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022), dua terdakwa pembunuh Brigadir J, yaitu Bharada E kembali bertemu dengan bekas atasannya, Ferdy Sambo.

Adapun kehadrian Ferdy Sambo untuk menjadi saksi untuk Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf. Dalam sidang, Ferdy Sambo menceritakan uraian peristiwa dari Magelang hingga sampai pada pembunuhan Brigadir J di rumah dinasnya pada Juni 2022 lalu.

2 dari 4 halaman

Merespon ucapan Ferdy Sambo, Bharada E menggelengkan kepala saat bekas atasannya itu menjelaskan kronologi Brigadir J tewas. Ferdy Sambo mengklaim menyuruh Bharada E untuk menghajar Brigadir J, bukan menembak.

"Saya bilang kamu (Brigadir J) kurang ajar, 'hajar Chad, kamu hajar!' kemudian ditembak lah Yosua sampai roboh yang mulia, itu kejadian cepat sekali, tidak sampai sekian detik karena cepat sekali penembakannya," tutur Ferdy Sambo dikutip dari YouTube Kompas TV.

Mendengar pernyataan tersebut, raut wajah Bharada E tampak serius dan menatap tajam ke arah Ferdy Sambo sambil terus mencatat. Lebih lanjut Ferdy Sambo kaget ketika Bharada E malah menembak Brigadir J.
3 dari 4 halaman

@merdekacom Tatapan Tajam Mata Eliezer ke Ferdy Sambo di Persidangan #fyp #viralvideo #beritaviral #richardeliezer #sidangsambo #merdekacom ♬ suara asli - merdekacom

Ferdy Sambo mengaku langsung menyuruh Bharada E berhenti.

"Stop berhenti! Begitu melihat Yosua jatuh berlumuran darah saya jadi panik, saya tidak tahu bagaimana harus menyelesaikan penembakan ini,"

"Kemudian saya berpikir dengan pengalaman saya yang paling memungkinkan bahwa peristiwa penembakan ini adalah tembak-menembak, kemudian saya melihat ada senjata Yosua di pinggang saya ambil dan mengarahkan tembakan ke dinding," cerita Ferdy Sambo.

Berbeda dengan yang diakui Bharada E, Ferdy Sambo lah yang memerintahkan dirinya menembak Yosua bukan menghajar. Hal itu diceritakan Bharada E ketika menjadi saksi di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Kuat Maruf dan Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).

4 dari 4 halaman

Kesaksian itu diungkap Bharada E dengan emosional. Bharada E mengaku terpaksa menembak Brigadir J karena perintah Ferdy Sambo. Bharada E mengatakan peristiwa itu terasa sangat cepat.

Saat itu Yosua digiring oleh Bripka RR alias Ricky Rizal dan Kuat Maruf masuk ke dalam lokasi penembakan di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga.

"Bang Yos masuk, Om Kuat sama Bang Ricky di belakang Bang Yos," ujar Bharada E.

Saat ketiganya masuk, Ferdy Sambo langsung menoleh ke arah Yosua.

"Sini kamu! Berlutut kamu berlutut!" perintah Ferdy Sambo Sambo kepada Yosua.

Bharada E mengatakan saat itu Ferdy Sambo memegang leher Yosua. Tak lama kemudian, Bharada E diperintah Sambo untuk menembak Yosua.

"Saya mengeluarkan senjata. Saya langsung. Saya tembak Yang Mulia," ujar Bharada E. Kemudian Hakim bertanya terkait jarak tembakan Bharada E ke Yosua.

Saat itu, suara Bharada E mulai bergetar.

"Sekitar dua meter Yang Mulia," katanya.

Bharada E kemudian terlihat menelan ludah dan memeragakan cara dia menembak Yosua dengan mata tertutup.

"Saya sempat tutup mata saat tembakan pertama itu," ujarnya.

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : joernoy

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya