Gadis ini videokan polisi yang sedang minta uang dari pengguna jalan, nitizen ricuh
Penulis : Aleolea Sponge
28 April 2017 09:33
Tampak seorang polisi dan seorang pengguna mobil tawar-menawar soal nominal uang yang akan digunakan sebagai 'uang damai'.
Sebuah aksi tak terpuji dari oknum polisi kembali menjadi sorotan netizen. Kali ini aksi menerima uang suap dari pengguna jalan yang ditilang tersebut direkam oleh seorang pengguna Instagram bernama @arafahrianti.
Komika Arafah Riyanti mengunggah sebuah video di akun Instagramnya, Kamis (27/4/2017). Dalam video tersebut, terlihat seorang oknum polisi menerima uang dari pengendara mobil yang ditumpangi Arafah Rianti.
Dalam caption video tersebut, Arafah mengaku kecewa pada oknum polisi lantaran sikap oknum polisi yang dianggapnya melakukan pungli.
Arafah merekam seorang polisi yang sedang menerima 'uang damai' dari pengguna jalan yang ditilang.
Tampak seorang polisi dan seorang pengguna mobil tawar-menawar soal nominal uang yang akan digunakan sebagai 'uang damai'.
Tidak dijelaskan, dimana video itu diambil, tetapi dari istilah "cepek" dan dialek yang digunakan dalam percakapan itu, peristiwanya diduga terjadi di kawasan Jabodetabek.
Berikut adalah postingan @arafahrianti di Instagram :
"Assalamualaikum wr wb.
Pak, maaf sebelumnya karena saya lancang memvideo ini.
Disini saya sebagai pengguna jalan merasa hilang rispek dengan polisi yang bapak tugaskan dijalan untuk mengatur lalu lintas atau mendisiplinkan pengguna jalan.
Saya setuju jika bapak buat tugas polisi dijalan untuk itu, saya sangat setuju.
Tapi yang saya kecewa, kenapa polisi yang bapak tugaskan di jalan Bukan untuk mendisiplinkan pengguna jalan, melainkan menambah pundi" uang mereka ?
Pak bapak tau gak pak kalo bawahan bapak melakukan ini ?
Tolonglah pak, ini merugikan kami, dan merugikan bapak juga.
Jangan sampai tugas polisi yang mulia ini di selewengkan dengan beberapa oknum polisi nakal yang hanya memikirkan harta mereka.
Ayolah kalian buat evaluasi, bicarakan.
Kenapa kalian seperti ini ?
Gaji yang didapat sangat minimkah pak ?
sehingga kalian mengorbankan citra baik kalian didepan masyarakat.
Maaf, kalo saya lancang.
Maaf, saya hanya ingin mengembalikan fungsi polisi sebagai pengaman masyarakat bukan penakut masyarakat.
Dan sekarang polisi bagi saya adalah momok yang menakutkan.
Terima kasih pak, terima kasih pak terima kasih.
Saya berbicara, karna saya peduli.
Dan saya percaya, bapak bisa mengembalikan pandangan masyarakat seperti saya.
I love you indonesia.
I love you polisi.
Kalian hebat @ @divisihumaspolri @korlantas."
Postingan itu tentu saja langsung menjadi viral dan dikomentari banyak netizen.
Hingga saat ini, video yang direpost oleh akun lambeturah itu sudah ditonton sebanyak 596 ribu kali hingga artikel ini dibuat. Sayangnya video di akun @arafahrianti sendiri terlihat telah dihapus. Komentar netizen pun bermacam-macam.
"mantap nyali nya hehee,,tpi mantap lagi klo postingan ini tidak dihapus..heheee... mau liat nyalinya."
"Orang2 kaya gini buat rusak indonesia, bisa nya ngoreksi aja jelasin ke anak2 muda tpi modelanny kaya gitu."
"Polisi itulah yg merusak citra mereka sendiri jadi jangan salahkan masyarakat kalo liat polisi bukannya adem malah kabur."
"Sy harap video ini ngga dihapus yah @arafahrianti ,,jngan sampai kyak anak alay,,pas sdah mbully org,,bberapa menit kmudian dhapus sndri,,skli nekat yah jngan pantang mundur..piss.."
"Aduh malunya..."
winda1515 @trindah_hanofiana iya bener kl kita kekeh minta tilang aja polisi nya yg maksa tetep harus ngasih duit. Apalagi klo tiap razia udh ketebak hari
- Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
- Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : aleole
-
Tungguin Presiden Salat Jumat, Ibu Negara Iriana Joko Widodo Duduk Santui Di Emperan Masjid
-
Tidak Percaya Dengan Eksekutif, Anggota Dewan Siramkan Air Mineral Lalu Baku Hantam
-
Awan Dengan Warna Pelangi Antara Tajub Dan Heran
-
Misteri Jodoh, Abang-Abang Ternyata Pernah Jumpa Istri Pertama Kali Sebelas Tahun Yang Lalu Saat KKN
KOMENTAR ANDA
Artikel Lainnya
-
Generative AI dan hubungannya dengan masa depan SEO
18 Juni 2023 20:26
Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.