1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. HOT NEWS
Meski sudah berumur 71 tahun begini Saran dokter agar nenek Rohaya puaskan suaminya yang masih ABG

Penulis : Ana Syafa Al-Junaidi

13 Juni 2016 14:27

Cinta memang buta. Ya, itulah yang terjadi pada Selamat Riyadi (15). Ia ngotot menikahi tambatan hatinya, nenek Rohaya (71). Pasutri asal Kabupaten Ogan Komering Ulu itu pun berencana untuk segera memiliki momongan.

Saat ditanya apakah ia dan Rohaya mau punya anak berapa spontan ia menjawab punya satu anak. Alasannya sungguh lugu.

Kalau lebih apalagi 10 anak ia dan Rohaya bakal bingung bagaimana mau mengurusnya.Pasangan ini pun terus menuai perhatian publik.

Kelucuan tidak sampai disitu saja, setelah ditanya ingin punya berapa anak lantas ia juga mempunyai nama untuk anaknya dengan Rohaya nanti.

Kalau anak mereka perempuan ia ingin anaknya nanti diberi nama Putri Permata Sari sedangkan kalau anak mereka laki-laki akan ia beri nama Andre Maulana.

Namun rencana tersebut nampaknya akan terhalang, mengingat usia Rohaya yang saat ini telah memasuk masa menopause.

Dokter Spesialis Kandungan RSMH Palembang, DR. Dr K Yusuf Effendi SpOG (K) ‎mengatakan kemungkinan Rohaya untuk mendapatkan momongan sangat kecil.

"Kemungkinan sangat kecil, bahkan hampir tidak mungkin karena ‎ibu Rohaya sudah berusia 71 tahun, artinya sudah masa menopause," ungkapnya kepada Tribunsumsel.com, Kamis (13/7/2017).

Dijelaskannya, masa menopause meru‎pakan keadaan berhentinya siklus mestruasi secara fisiologis yang membuat pematangan sel telur tidak dapat terjadi.

Sehingga dapat dikatakan, proses reproduksi sulit terwujud sekalipun ada upaya pembuahan oleh sperma yang berlangsung terus menerus.

"Jadi kalau secara medis ibu Rohaya tidak mungkin hamil, ini membutuhkan keajaiban bahkan ‎mukjijat dari Tuhan," tegasnya

Selain sulit mendapatkan keturunan karena Rohaya telah memasuki masa Menopause, pasutri beda generasi akan mengalami kesulitan dalam berhubungan seksual.

Dr Yusuf menjelaskan pada usia diatas 50 tahun atau masa menopause , alat kelamin wanita tidak lagi dapat memproduksi pelumas sendiri sehingga menjadi kering.

"Masa Menopause akan membuat vagina tidak dapat memproduksi pelumas, sehingga kering, jika dipaksa hubungan intim maka menyebabkan kerusakan dinding vagina," katanya.

Lanjutnya untuk mengatasi kendala tersebut, dirinya mengusulkan Rohaya untuk dapat mengkonsumsi obat perangsang hormon yang dapat memicu produksi pelumas.

Selain itu, juga dapat menggunakan beberapa macam pelumas khusus yang dioleskan pada vagina sesaat melakukan hubungan suami istri dengan pasanganya.

"Solusinya bisa meminum obat hormon, juga menggunakan pelumas khusus yang digunakan jelang berhubungan suami istri," tutupnya.

sumber
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : aleole

ARTIKEL SEJENIS

KOMENTAR ANDA

ARTIKEL LAINNYA

Mengapa anda tidak ingin melihat berita ini ?

X
  • Ini mengganggu dan atau tidak etis
  • Tak seharusnya ada di Planet Merdeka
  • Spam

Laporan anda sudah kami terima.