1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. HOT NEWS

Resesi 2023 Di Depan Mata, Kita Bisa Apa?

Penulis : Yasinta Juniar Zendrato

6 Desember 2022 21:44

Resesi 2023 Di Depan Mata, Kita Bisa Apa?

Tahun 2023 diprediksi akan berjalan dengan penuh tantangan. Hal itu terjadi karena di tahun depan, dunia akan menghadapi resesi yang sangat parah. Resesi 2023 akan menghantam berbagai negara dan menimbulkan dampak yang tak diharapkan. Segala sektor vital akan terdampak. Sejumlah dampak buruk yang akan timbul akibat resesi 2023 di antaranya, memukul perekonomian hingga level paling bawah, meningkatkan angka kemiskinan, melambungkan harga bahan pangan, hingga menciptakan gelombang pengangguran yang sangat signifikan. Saking besarnya dampak krisis 2023, para ahli termasuk presiden Jokowi menyebut tahun depan sebagai tahun kegelapan.

Dikutip dari lama pajakku.com, resesi ekonomi dapat dimaknai sebagai sebuah kondisi ketika aktivitas perekonomian di sebuah negara mengalami stagnasi dan penurunan dalam jangka waktu yang lama. Periode resesi bisa terjadi dalam hitungan bulan hingga bertahun-tahun. Gejala utama dari krisis ekonomi alias resesi diantaranya, nilai negatif pada Produk Domestik Bruto (PDB), meningkatnya angka pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi sangat nihil selama dua kuartal berturut-turut.

Meski jadi salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang sangat menjanjikan, namun Indonesia juga tak akan kebal dari resesi 2023. Hal itu juga berlaku pada negara-negara lain di seluruh dunia. Liputan6.com mengungkapkan, ada berbagai hal yang memicu resesi di Indonesia dan dunia. Sejumlah penyebab munculnya bencana ekonomi besar pada tahun depan ialah: situasi perekonomian dunia yang tak stabil, kenaikan suku bunga bank, krisis pangan dan energi, hingga ketidak pastian pasar keuangan. Beberapa faktor pemicu makin diperparah oleh peristiwa perang Rusia-Ukraina serta pandemi Covid19 yang melanda sejak tiga tahun lalu.

2 dari 2 halaman

Resesi Harus Dihadapi

Walaupun jadi kendala dan sumber kesulitan, namun resesi 2023 adalah tantangan besar yang suka tak suka memang harus dihadapi. Masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan perkotaan harus segera ambil ancang-ancang agar tidak tumbang karena guncangan tersebut. Untuk menghadapi krisis ekonomi yang diperkirakan akan mulai menyapu sejak awal tahun 2023, ada beberapa hal penting yang dapat dilakukan, diantaranya:

1. Menabung

Memiliki tabungan adalah salah satu jalan yang tepat untuk menghadapi situasi sulit seperti resesi. Dengan tabungan, keperluan hidup kita baik yang bersifat rutinitas maupun hal-hal insidental dapat dipenuhi meski krisis tengah melanda. Jika saat ini anda masih mempunyai tabungan, berapa pun nilainya, maka anda wajib menjaga tabungan tersebut. Di penghujung 2022 ini, anda masih punya waktu yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan dana simpanan. Dengan tabungan yang dimiliki, maka secara pribadi anda akan lebih siap untuk menghadapi ketidakpastian selama resesi berlangsung.

2. Berhemat

Masyarakat juga harus segera mengubah gaya hidupnya. Mereka harus sebisa mungkin merubah gaya hidup yang terlalu konsumtif. Berhemat sejak sekarang akan membuat pengeluaran anda lebih terkendali. Di masa resesi mendatang, harga kebutuhan pokok diprediksi akan alami kenaikan pesat. Dengan hidup hemat, maka anda akan lebih mudah untuk memenuhi tuntutan membeli kebutuhan pokok seperti bahan makanan, BBM, dan sebagainya.

3. Tingkatkan Kinerja dan Produktivitas

Kehadiran resesi 2023 akan berpengaruh pada bidang bisnis dan sektor pekerjaan. Kesulitan ekonomi diduga akan melahirkan gelombang PHK besar-besaran. Tahun depan, jumlah pengangguran diperkirakan akan kembali meningkat tajam. Oleh sebab itu, para pekerja wajib untuk meningkatkan kinerja dan menambah produktivitas. Hal ini bertujuan agar perusahaan tempat anda bekerja dapat terus mempertahankan keberadaan anda bersama mereka. Dengan meningkatkan kinerja dan produktivitas, maka perusahaan punya alasan untuk memperkerjakan anda di tengah kebijakan memangkas pegawai yang memang harus dilakukan. Tetap bekerja selama resesi adalah jalan dan cara terbaik yang harus anda jadikan pilihan.

4. Bersosialisasi

Resesi 2023 adalah tantangan dan masalah setiap orang. Oleh sebab itu anda tak boleh apatis pada orang lain dan lingkungan sekitar. Mulailah untuk meningkatkan hubungan baik dengan orang-orang di sekitar anda. Hal ini akan memberi banyak kekuatan untuk melalui masa sulit. Dengan meningkatkan interaksi sosial, anda juga akan mendapat jalan keluar di tengah resesi, seperti informasi lowongan pekerjaan dan sebagainya.

5. Perbaiki Kehidupan Spiritual

Dalam situasi apapun, termasuk resesi, hubungan manusia dan Tuhan tetap harus diandalkan. Sudah banyak yang membuktikan jika kehidupan spiritual yang baik akan berpengaruh pada kebahagiaan dan ketahanan seseorang dalam menghadapi masalah. Resesi 2023 mungkin akan membuat anda dilanda kesulitan. Hubungan yang baik dengan sang Pencipta dan kondisi emosional yang stabil akan jadi pegangan kuat untuk melewati segala dampak yang ditimbulkan krisis. Dengan demikian, anda akan mendapatkan lebih banyak semangat untuk menapaki hari yang lebih baik dan melanjutkan kehidupan dengan semangat.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : yasinta-juniar-zendrato

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya