1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. OTO

Anak Kolong Bikers, Komunitas Motor yang Memiliki Semangat Bela Negara

Penulis : Ronin Alkaf

21 Februari 2020 11:19

Deklarasi Anak Kolong Bikers komunitas yang baru didirikan oleh Anggota (FKPPI).

Planet Merdeka - Mendengar Komunitas Bikers atau komunitas pengendara sepeda motor identik dengan image negatif atau arogan, apalgi ketika berjalan secara rombongan atau touring.

Namun tidak semua komunitas bikers seperti itu, salah satunya seperti wadah komunitas yang baru di deklarasikan pada Kamis malam (20/02/2020).

Anak Kolong Bikers, merupakan wadah komunitas yang baru didirikan oleh Anggota Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri (FKPPI).

Acara deklarasi dengan tema “Merajut Jiwa Korsa Dalam Bingkai Nusantara", dihadiri sejumlah petinggi FKPPI, beberapa diantaranya Aster Kodam Jaya, Kolonel Jacky Ariestanto, dan Ketua Pengurus Daerah IX Keluarga Besar FKPPI DKI Jakarta, Arif Bawono.

"Komunitas motor ini didirikan dengan merangkul siapa saja pehobi motor tanpa membeda-bedakan merek dan tipe motor yang dimiliki simpatisan dan anggotanya" ungkap Aster Kodam Jaya, Kolonel Jacky Ariestanto, saat ditemui wartawan saat acara deklarasi di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (20/02/2020).

Dirinya menjelaskan bahwa Anak Kolong Biker Indonesia selaras dengan TNI. Apalagi Anak Kolong Bikers Indonesia bukan geng motor tapi klub yang memiliki nilai sport dan aspek bela negara.

2 dari 4 halaman

Anak Kolong Bikers memiliki semagat gorong royong, menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa.

Sementara itu Ketua Pengurus Daerah IX Keluarga Besar FKPPI DKI Jakarta, Arif Bawono mengatakan, Komunitas Motor Anak Kolong Bikers Indonesia diharapkan memiliki semagat gorong royong, menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa.

"Anak Kolong Biker Indonesia merupakan komunitas motor yang heterogen tidak melihat status sosial, jenis motor. Oleh karena itu Anak Kolong Bikers Indonesia memiliki rasa kebangsaan dan nasionalisme" ungkap Arief Bawono.

Arief juga berharap Anak Kolong Bikers Indonesia dapat memiliki semagat gorong royong, menjaga persatuan.

"Kami ini wadah, musuh utama Anak Kolong Bikers Indonesia adalah narkoba dan radikalisme. Makanya kami kerjasama dengan BNN guna pemberantasan narkoba. Konkretnya dengan BNNP melakukan tes urine di komplek," kata dia.

3 dari 4 halaman

Kehadiran Anak Kolong Bikers mencegah generasi muda dari narkoba dan radikalisme sehingga meruntuhkan nilai-nilai kebangsaan.

Sementara itu, Commandante Anak Kolong Bikers Indonesia, Bambang Dirgantoro mengatakan, dibentuknya klub motor Anak Kolong Bikers Indonesia merupakan salah satu bentuk respon atas berbagai persoalan bangsa khususnya yang berkaitan dengan semakin menurunnya semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

Bahkan ada di antara anak muda yang terjebak narkoba dan radikalisme sehingga meruntuhkan nilai - nilai kebangsaan.

“Perkembangan teknologi yang tidak dibarengi oleh penguatan pemahaman semangat kebangsaan pada generasi muda Indonesia telah menciptakan celah bagi timbulnya berbagai persoalan seperti meningkatnya individualisme, apatisme, intoleransi dan radikalisme," ujar Bambang Dirgantoro.

4 dari 4 halaman

Anak Kolong Bikers Indonesia diharapkan akan semakin menguatkan semangat Kebangsaan.

Atas berbagai permasalahan tersebut, kehadiran Anak Kolong Bikers Indonesia akan menjawab semua persoalan tersebut. Keberadaan Anak Kolong Bikers Indonesia diharapkan akan semakin menguatkan semangat Kebangsaan, melalui penyebaran nilai-nilai toleransi, kerukunan, menghargai perbedaan, musyawarah dan mufakat yang sebelumnya melekat di masyarakat Indonesia.

Sementara itu dalam ikrar yang dibacakan dalam acara deklarasi menekankan bahwa keberadaan Anak Kolong Bikers Indonesia sejatinya tidak terlepas dari keanggotaan personelnya di Keluarga Besar FKPPI. Kendati demikian, Anak Kolong Bikers Indonesia merupakan sebuah wadah yang bersifat infklusif dan terbuka kepada siapa saja (dengan latar belakang sebagai anak kolong), tidak hanya sebatas untuk anggota FKPPI saja.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : ronin-alkaf

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya