Wabup Banyuwangi Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang: Antisipasi Lonjakan Pemudik Jelang Lebaran
Wakil Bupati Banyuwangi memantau kesiapan Pelabuhan Ketapang menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2025, dengan peningkatan signifikan kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa.

Banyuwangi, 25 Maret 2025 - Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, melakukan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Ketapang pada H-6 Lebaran. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan dan mengantisipasi potensi lonjakan pemudik di lintasan penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali).
Pengawasan langsung dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik. Wabup Mujiono didampingi oleh pihak terkait, memastikan kesiapan berbagai fasilitas dan layanan untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik. Pemerintah daerah setempat bekerja sama dengan ASDP, kepolisian, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Selain memantau arus mudik, Wabup Mujiono juga memastikan kesiapan Banyuwangi dalam menyambut wisatawan yang akan berlibur di daerah ujung timur Pulau Jawa ini selama periode Lebaran. Pemkab Banyuwangi berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan yang berkunjung.
Kesiapan Pelabuhan Ketapang Hadapi Lonjakan Pemudik
Menurut Wabup Mujiono, "Di sisi Banyuwangi masih lengang, namun pengelola penyeberangan lintasan Ketapang-Gilimanuk sudah disiapkan antisipasi jika ada lonjakan-lonjakan, mulai H-13 sampai H+8 Lebaran." Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik. Fasilitas kesehatan pun disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam penuh.
Wabup juga menambahkan, "Semuanya sudah siap, kami dari pemda menyediakan tempat untuk cek kesehatan yang tersedia setiap hari selama 24 jam." Hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Banyuwangi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan wisatawan selama periode Lebaran.
Sementara itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Yani Andriyanto, melaporkan peningkatan signifikan jumlah pemudik dari Bali menuju Jawa melalui lintasan Ketapang-Gilimanuk. Peningkatan ini terpantau sejak H-10 hingga H-6 Lebaran 2025.
Peningkatan Signifikan Kendaraan Pemudik
Data yang disampaikan Yani Andriyanto menunjukkan bahwa dalam lima hari terakhir, jumlah pemudik telah mencapai 223.036 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Lebih lanjut, Yani menjelaskan, "Kalau rata-rata harian, peningkatannya 54 persen untuk kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa dibanding periode yang sama tahun sebelumnya." Peningkatan ini menuntut kesiapan yang lebih maksimal dari seluruh pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik dan wisatawan selama periode Lebaran. Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, diharapkan arus mudik dan balik di lintasan Ketapang-Gilimanuk dapat berjalan lancar dan aman.
Selain kesiapan fasilitas, Pemkab Banyuwangi juga fokus pada keamanan dan kenyamanan para pemudik dan wisatawan. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan Lebaran 2025 di Banyuwangi dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.