1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. NGAKAK
Dikira Hand Sanitizer, Netizen Ini Ternyata Salah Beli Hingga Sudah Borong Sekotak

Penulis : imron

25 Maret 2020 17:12

Dua benda yang sangat sulit dicari dan dibeli, yakni Hand Sanitizer dan Masker.

Planet Merdeka - Saat virus Corona (Covid-19) mewabah di dunia khususnya di Indonesia, ada dua benda yang sangat sulit dicari dan dibeli, yakni Hand Sanitizer dan Masker. Bahkan seandainya ada, harganya dipatok sangat tinggi dari harga biasanya.

Hal ini dimanfaatkan sejumlah oknum tak bertanggung jawab yang menimbun barang tersebut untuk dijual dengan harga diatas normal.

2 dari 3 halaman

Buru-buru takut kedahuluan orang lain.

Bahkan, saking langka dan banyak diburu, banyak netter yang mencari dan membeli via online. Tapi, berbeda dengan kasus netter yang satu ini.

Diduga karena terburu-buru takut kedahuluan orang lain, seorang netter nekat memborong saat melihat botol yang bentuknya mirip hand sanitizer di swalayan.

Dalam unggahan yang viral di sosial media pada Minggu (22/03/2020), Netter tersebut mengaku langsung buru-buru mengambil barang tersebut tanpa banyak pikir panjan takut didahului orang lain dan tidak kedapatan lagi.

3 dari 3 halaman

Lucunya, ia tidak tahu kegunaan produk tersebut dan mengunggah di media sosial.

Namun, naas sampai di rumah ia baru sadar bahwa sekotak kemasan yang ia kira hand sanitizer ternyata bukan. Lucunya, ia tidak tahu kegunaan produk tersebut dan mengunggah di media sosial.

Sontak netter yang tahu apa fungsi produk tersebut ikut berkomentar betapa lucunya bisa beli barang ini dalam jumlah banyak dan tidak tahu fungsinya.

"Duh bambank, kalo ini sih hand sangetizier..," tulisnya.

Produk tersebut ternyata bahan oil pelembut untuk bagian tubuh yang sering dipakai untuk pria sebelum berhubungan badan.

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : imron

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya