Persebaya Surabaya Optimistis Lolos Lisensi AFC, Siap Kompetisi di Level Asia
Manajemen Persebaya Surabaya optimistis kembali lolos lisensi klub AFC untuk musim depan dan siap berlaga di kompetisi Asia setelah sebelumnya berhasil lolos pada musim 2023/2024.

Manajemen Persebaya Surabaya menyatakan optimisme mereka untuk kembali mendapatkan lisensi klub dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada musim depan. Hal ini akan membuka peluang bagi tim kebanggaan Arek-Arek Suroboyo untuk kembali berkompetisi di kancah sepak bola Asia. Optimisme ini disampaikan setelah sebagian besar persyaratan lisensi berhasil dipenuhi, dengan target penyelesaian seluruh aspek hingga April 2025.
Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, mengungkapkan bahwa proses pengajuan lisensi klub telah berjalan dengan baik. "Alhamdulillah, proses licensing club sudah berjalan. Tahun lalu kami lolos, meski ada beberapa catatan di staf kepelatihan yang harus di-upgrade. Tetapi kami optimistis bisa memenuhi semuanya," ujar Candra kepada ANTARA di Surabaya, Kamis.
Keberhasilan Persebaya lolos lisensi AFC pada musim lalu menjadi modal penting dalam upaya mereka untuk kembali berkompetisi di level Asia. Proses ini melibatkan lima aspek utama sesuai regulasi AFC: infrastruktur, legalitas, personalia, aspek olahraga (sporting), dan finansial. Manajemen Persebaya telah berhasil memenuhi tiga aspek pertama dan kini fokus menyelesaikan dua aspek terakhir yang masih dalam proses.
Lima Aspek Utama Lisensi AFC
Lisensi klub AFC mencakup berbagai persyaratan yang ketat. Kelima aspek tersebut harus dipenuhi secara menyeluruh agar klub dapat dinyatakan lolos. Aspek infrastruktur misalnya, mencakup stadion yang memenuhi standar AFC. Kemudian, aspek legalitas meliputi kelengkapan dokumen dan kepatuhan terhadap regulasi hukum yang berlaku. Aspek personalia berkaitan dengan struktur organisasi klub, kualifikasi staf kepelatihan, dan manajemen tim yang profesional.
Aspek sporting mencakup hal-hal seperti kontrak pemain dan pelatih yang lengkap, serta strategi pengembangan pemain muda. Terakhir, aspek finansial menuntut transparansi dan stabilitas keuangan klub. Persebaya saat ini tengah fokus untuk memenuhi persyaratan pada aspek sporting dan finansial, mengingat batas waktu pengajuan lisensi yang ditetapkan hingga akhir April 2025.
Candra Wahyudi menjelaskan bahwa proses penilaian lisensi AFC bersifat binary, bukan berdasarkan sistem skor. "Prosesnya bertahap. Sekarang kami fokus pada sporting dan finance karena batas akhir dari liga sampai akhir April tahun ini," jelasnya. Klub akan dinyatakan lolos atau tidak lolos, tanpa adanya perhitungan poin. "Kami hanya menerima keputusan lolos atau tidak, dan kami yakin bisa mengulang pencapaian tahun lalu," tutur Candra.
Rekam Jejak Persebaya dan Klub Lain
Pada musim kompetisi 2023/2024, sembilan klub Indonesia berhasil mendapatkan lisensi AFC. Klub-klub tersebut antara lain Bali United FC, Borneo FC Samarinda, Madura United FC, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, PSIS Semarang, Persik Kediri, dan RANS Nusantara FC. Keberhasilan Persebaya masuk dalam daftar tersebut menunjukkan komitmen klub dalam memenuhi standar profesionalisme di dunia sepak bola.
Dengan optimisme yang tinggi dan upaya yang maksimal, Persebaya Surabaya berharap dapat kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah sepak bola Asia. Keberhasilan mendapatkan lisensi AFC akan menjadi langkah awal yang krusial dalam mewujudkan ambisi tersebut. Dukungan dari seluruh elemen, mulai dari manajemen, pemain, hingga suporter, sangat penting untuk memastikan Persebaya mampu melewati proses ini dengan sukses.
Proses perizinan lisensi klub AFC ini merupakan langkah penting bagi perkembangan sepak bola Indonesia di level internasional. Dengan semakin banyaknya klub Indonesia yang lolos lisensi, diharapkan kualitas sepak bola nasional dapat meningkat dan mampu bersaing di tingkat Asia.
Persiapan matang dan komitmen yang kuat dari manajemen Persebaya Surabaya menjadi kunci keberhasilan mereka dalam upaya mendapatkan lisensi AFC. Semoga upaya ini membuahkan hasil positif dan Persebaya dapat kembali berlaga di kompetisi Asia.