1.384 Personel Polda Lampung Amankan Perayaan Isra Miraj dan Imlek
Polda Lampung mengerahkan 1.384 personel untuk mengamankan perayaan Isra Miraj dan Imlek 2025, memastikan ibadah berjalan khusyuk dan aman di seluruh tempat ibadah di Lampung.

Polda Lampung memastikan keamanan perayaan Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek 2025 dengan mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 1.384 personel dikerahkan untuk menjaga kondusifitas keamanan di seluruh wilayah Lampung. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, di Bandarlampung, Minggu, 26 Januari 2025.
Pengamanan menyeluruh untuk kenyamanan beribadah
Fokus pengamanan, menurut Yuni, adalah terciptanya suasana aman dan nyaman bagi umat beragama dalam menjalankan ibadah. 172 personel dari Polda Lampung sendiri turut serta dalam operasi pengamanan ini. Langkah ini memastikan seluruh kegiatan keagamaan berjalan lancar tanpa gangguan keamanan.
Jangkauan pengamanan luas
Pengamanan melibatkan seluruh personel Polda Lampung. Sasarannya meliputi berbagai tempat ibadah, termasuk masjid, mushola, vihara, dan klenteng di seluruh penjuru Provinsi Lampung. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif selama periode perayaan.
Jumlah tempat ibadah dan pemeluk agama di Lampung
Data yang disampaikan menunjukkan jumlah tempat ibadah yang signifikan di Lampung. Tercatat 11.691 mushola dan 10.407 masjid, dengan jumlah penduduk muslim mencapai 8.273.784 jiwa. Selain itu, terdapat 98 vihara dengan 23.966 pemeluk agama Buddha, dan 19 klenteng untuk 134 pemeluk Konghucu.
Strategi pengamanan terpadu
Personel ditempatkan di lokasi-lokasi strategis, didukung patroli rutin di sekitar tempat ibadah dan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan. Kerja sama dengan pengurus tempat ibadah juga dijalin untuk memastikan kelancaran dan ketertiban kegiatan keagamaan.
Toleransi antarumat beragama
Pengamanan bersamaan Isra Miraj dan Imlek ini juga menjadi momentum untuk memperkuat toleransi antarumat beragama di Lampung. Polda Lampung berharap, langkah ini mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Lampung, tanpa memandang latar belakang agama.
Pesan kepada masyarakat
Yuni mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga toleransi dan saling menghormati dalam keberagaman. "Indonesia dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, toleransi beragama harus kita pupuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain," tegas Yuni, menekankan pentingnya toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.