Bahaya Sering Makan All You Can Eat: Risiko Hipertensi & Tips Sehat
Konsumsi makanan 'all you can eat' terlalu sering meningkatkan risiko hipertensi karena kandungan lemak jenuh dan garam tinggi pada makanan, terutama daging merah; ahli menyarankan pola makan seimbang dan olahraga rutin untuk mencegahnya.

Jakarta, 30 Januari 2024 - Sering makan di restoran all you can eat? Hati-hati! Seorang ahli penyakit dalam, dr. Muhammad Pranandi, Sp.P.D, memperingatkan risiko hipertensi akibat terlalu sering menikmati sajian makan sepuasnya.
Menurut dr. Pranandi dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis lalu, bahaya mengintai karena menu all you can eat, khususnya daging merah, umumnya tinggi lemak jenuh dan garam. Konsumsi berlebihan ini, yang dianggap biasa oleh banyak orang, sebenarnya membahayakan kesehatan.
"Sering makan all you can eat atau makanan tinggi garam dan kolesterol memicu hipertensi" tegas dr. Pranandi. Bahkan bagi mereka yang memiliki riwayat metabolisme kolesterol buruk atau hipertensi, sedikit konsumsi daging pun dapat meningkatkan kolesterol.
Sebaliknya, individu dengan metabolisme kolesterol baik mungkin tetap sehat meskipun sering makan daging, asalkan diimbangi olahraga teratur. Intinya, batasi konsumsi daging dalam jumlah banyak. "Boleh makan daging, tapi secukupnya," saran dr. Pranandi.
Pentingnya edukasi kesehatan juga disoroti dr. Pranandi. Masyarakat perlu tahu batas tekanan darah normal agar dapat mengontrol gaya hidup. Selain mengatur asupan makanan, olahraga rutin sangat penting untuk mencegah hipertensi.
Meskipun tak punya riwayat hipertensi keluarga, pola makan buruk dan kurang olahraga tetap dapat menyebabkan hipertensi. Tekanan darah di atas 140 pada dewasa (18 tahun ke atas) tergolong hipertensi. Waspadalah dengan makanan dan aktivitas fisik Anda.
Dr. Pranandi menambahkan, kebiasaan buruk seperti langsung berbaring setelah makan dapat meningkatkan tekanan darah. Efeknya mungkin tak langsung terlihat, tapi hipertensi bisa muncul beberapa tahun kemudian. "Kalau habis makan langsung tidur, tekanan darah bisa naik hingga 160," kata dokter spesialis penyakit dalam RS Pondok Indah-Puri Indah tersebut.
Kesimpulannya, menikmati makanan all you can eat sesekali mungkin tak masalah, tetapi pola makan seimbang dan olahraga rutin sangat penting untuk mencegah hipertensi. Waspadalah terhadap risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan oleh kebiasaan makan yang tidak sehat.