Bazar Murah Makorem 133/NWB: Wujud Kepedulian TNI terhadap Masyarakat Jelang Lebaran
Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hari Pahlawantoro, menggelar bazar murah bersubsidi sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat Gorontalo menjelang Idul Fitri, dengan harga kebutuhan pokok yang sangat terjangkau.

Bazar murah bersubsidi yang digelar di halaman Makorem 133/Nani Wartabone (NWB) di Kabupaten Gorontalo pada Selasa (25/3) lalu telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan ekonomi yang dihadapi sebagian masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Inisiatif ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pelaku UMKM, untuk memastikan keberhasilan dan jangkauan yang luas.
Komandan Korem 133/NWB, Brigjen TNI Hari Pahlawantoro, secara langsung memimpin dan mengawasi jalannya bazar murah ini. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pembagian sembako, melainkan juga upaya mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat Gorontalo. Harapannya, kemitraan yang terjalin dapat semakin memperkuat sinergi dalam membangun daerah.
Dengan harga-harga yang jauh di bawah harga pasar, bazar ini memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok. Hal ini sejalan dengan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah rakyat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi yang mungkin dihadapi masyarakat, terutama menjelang hari raya keagamaan.
Harga Terjangkau, Meriahkan Lebaran
Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Sebagai contoh, beras 5 kg dijual seharga Rp25.000, gula pasir 1 kg Rp10.000, minyak goreng 1 liter Rp10.000, telur ayam 10 butir Rp10.000, ayam ras 1 ekor Rp20.000, cabai rawit 0,25 kg Rp10.000, bawang merah 0,25 kg Rp10.000, dan daging sapi 1 kg Rp100.000. Harga-harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat yang signifikan.
"Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya Idul Fitri," ujar Brigjen TNI Hari Pahlawantoro usai pelaksanaan bazar murah. Beliau juga menjelaskan bahwa keterlibatan berbagai instansi, seperti Pemerintah Provinsi Gorontalo, Baznas, ritel modern, dan Bulog, memastikan kelancaran dan efektivitas program ini.
Bazar murah ini tidak hanya sekadar menyediakan barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Dengan berinteraksi langsung, diharapkan tercipta rasa saling percaya dan memperkuat rasa kebersamaan.
Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Keberhasilan bazar murah ini juga merupakan bukti nyata kolaborasi yang baik antara TNI dan berbagai pihak terkait. Keterlibatan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Baznas, ritel modern, dan Bulog menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi positif dalam berbagai program kemasyarakatan lainnya.
"Melalui bazar ini, TNI tidak hanya berupaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung perekonomian lokal dengan melibatkan para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM)," jelas Danrem.
Dengan melibatkan UMKM, bazar murah ini juga turut berkontribusi pada peningkatan perekonomian lokal. Hal ini menunjukkan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Gorontalo.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan pokoknya, khususnya menjelang hari raya besar keagamaan.
"Kami berharap, dengan adanya bazar murah ini, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih khidmat bersama keluarga," harap Danrem.