BRI Raih Dua Penghargaan Internasional untuk Keuangan Berkelanjutan
BRI, bank BUMN terbesar di Indonesia, meraih penghargaan Best Issuer for Sustainable Finance dan Best Social Loan dari The Asset Triple A Awards 2025 atas komitmennya terhadap keuangan berkelanjutan.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berhasil meraih dua penghargaan bergengsi internasional dari The Asset Triple A Awards for Sustainable Finance 2025 di Hong Kong pada 3 April 2024. Penghargaan tersebut meliputi Best Issuer for Sustainable Finance dan Best Social Loan, yang diberikan atas komitmen BRI dalam mendorong praktik keuangan berkelanjutan dan perannya dalam agenda keberlanjutan sektor keuangan regional Indonesia. Penghargaan ini diraih berkat konsistensi BRI dalam menerbitkan instrumen keuangan berkelanjutan dan menyalurkan pendanaan untuk proyek-proyek yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyatakan bahwa praktik keuangan berkelanjutan bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk menjamin pertumbuhan ekonomi yang bertanggung jawab. "Praktik keuangan berkelanjutan bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan yang harus diwujudkan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang bertanggung jawab," ujar Agustya dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Penghargaan Best Issuer for Sustainable Finance diberikan kepada institusi yang paling aktif dan berkomitmen dalam menerbitkan instrumen keuangan berkelanjutan. Sementara itu, penghargaan Best Social Loan diberikan atas keberhasilan BRI dalam memperoleh pinjaman sosial senilai 800 juta dolar AS dari konsorsium bank internasional, sebagai bagian dari upaya penghimpunan dana sebesar satu miliar dolar AS. Dana ini akan dialokasikan untuk mendukung berbagai proyek yang selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Komitmen BRI terhadap Keuangan Berkelanjutan
The Asset, lembaga riset dan penerbit berita bisnis serta industri keuangan di Asia yang berbasis di Hong Kong sejak 1999, memberikan penghargaan The Asset Triple A Awards for Sustainable Finance 2025 kepada institusi keuangan dan perusahaan yang menunjukkan keunggulan dalam kinerja dan komitmen terhadap pembiayaan berkelanjutan. Penghargaan ini mencakup berbagai negara di Asia, termasuk Indonesia.
Agustya menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi BRI untuk terus berinovasi dalam menciptakan solusi pembiayaan yang berdampak positif. "Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BRI untuk terus berinovasi dalam menciptakan solusi pembiayaan yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," tambahnya.
Komitmen BRI terhadap keuangan berkelanjutan tercermin dalam berbagai produk dan layanan perbankan berkelanjutan yang dihadirkan, seperti obligasi hijau (green bond), Sustainability-Linked Loans, dan instrumen pendanaan berkelanjutan lainnya. Hingga tahun 2024, BRI telah menerbitkan obligasi hijau senilai Rp13,5 triliun yang disalurkan pada proyek-proyek hijau dan sosial, serta pinjaman sosial (social loan) senilai 800 juta dolar AS.
Dampak Positif bagi UMKM dan Lingkungan
Dari sisi pembiayaan, BRI telah menyalurkan pembiayaan kepada kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL) atau green loan sebesar Rp86,6 triliun hingga tahun 2024. Penyaluran pinjaman sosial juga mencapai Rp698,7 triliun, yang difokuskan untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Pencapaian BRI ini menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung perekonomian nasional melalui pembiayaan berkelanjutan. Dukungan terhadap UMKM, sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, menjadi fokus utama dalam penyaluran pinjaman sosial. Sementara itu, penyaluran green loan menunjukkan komitmen BRI terhadap pelestarian lingkungan.
Dengan keberhasilan meraih dua penghargaan internasional ini, BRI semakin mengukuhkan posisinya sebagai pelopor dalam penerapan praktik keuangan berkelanjutan di Indonesia. Komitmen ini diharapkan dapat menginspirasi institusi keuangan lainnya untuk turut serta dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Keberhasilan BRI ini juga menunjukkan bahwa upaya Indonesia dalam mendorong keuangan berkelanjutan di sektor keuangan regional semakin diakui di tingkat internasional. Hal ini menjadi bukti nyata kontribusi Indonesia terhadap pembangunan global yang berkelanjutan.