Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Fakta Mengejutkan: Ratusan Miliar Rupiah Tumpukan Gula Pasir di Gudang Jawa Timur Jadi Sorotan DPR

Anggota DPR RI mendesak pemerintah atasi tumpukan gula pasir senilai ratusan miliar di gudang Jawa Timur, memicu kekhawatiran petani tebu. Apa penyebabnya?

Senin, 11 Agu 2025 22:52:00
konten ai
Copied!
Anggota DPR RI mendesak pemerintah atasi tumpukan gula pasir senilai ratusan miliar di gudang Jawa Timur, memicu kekhawatiran petani tebu. Apa penyebabnya?
Anggota DPR RI mendesak pemerintah atasi tumpukan gula pasir senilai ratusan miliar di gudang Jawa Timur, memicu kekhawatiran petani tebu. Apa penyebabnya? (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan, mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan konkret. Hal ini terkait persoalan tumpukan gula pasir yang signifikan di sejumlah gudang pabrik gula di wilayah Situbondo dan Bondowoso, Jawa Timur. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena menghambat pembayaran kepada para petani tebu.

Permintaan tersebut disampaikan Nasim Khan setelah melakukan audiensi dengan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) dan General Manager (GM) pabrik gula di Regional 4 Jawa Timur. Pertemuan penting ini berlangsung di Pabrik Gula (PG) Prajekan, Bondowoso, Jawa Timur, pada Minggu (10/8). Ia menekankan urgensi penyelesaian masalah ini agar gula dapat segera terjual.

Nasim Khan mengungkapkan bahwa di regional tersebut, ratusan miliar rupiah hasil penjualan gula belum terbayar kepada petani. Ia berharap pemerintah tidak menunda keputusan dan dapat segera bertindak, bahkan tidak perlu menunggu hingga pekan depan. Situasi ini menimbulkan beban berat bagi petani yang sudah mengeluarkan biaya produksi.

Kekhawatiran Petani dan Dampak Ekonomi

Dari hasil pertemuan tersebut, ditemukan adanya tumpukan gula pasir dalam jumlah besar yang belum terjual di berbagai gudang pabrik gula. Fenomena ini terjadi di tengah kondisi pasar yang justru dibanjiri oleh gula rafinasi. Kondisi ini secara langsung berdampak pada petani tebu yang hasil panennya belum dibayarkan.

Sebagai contoh, di PG Prajekan, terdapat sekitar 4.600 ton gula senilai sekitar Rp60 miliar yang belum terjual. Sementara itu, di PG Assembagoes, tersisa 5.000 ton gula dengan nilai setara Rp50 miliar. Tumpukan gula juga terjadi di PG Panji, dengan 2.500 ton gula senilai sekitar Rp36 miliar, dan di PG Wringin Anom, sebanyak 3.900 ton gula tidak terserap pasar selama delapan periode terakhir.

Situasi stagnasi penjualan ini secara langsung menyebabkan pembayaran kepada petani menjadi tertunda. Hal ini memunculkan kekhawatiran serius di kalangan petani tebu. Mereka harus menanggung beban biaya produksi yang terus menghimpit tanpa adanya kepastian pembayaran atas hasil panen mereka.

Dugaan Penyebab: Serangan Gula Rafinasi

Nasim Khan menengarai bahwa masalah tumpukan gula pasir di gudang-gudang pabrik gula di Situbondo dan Bondowoso ini dipicu oleh peredaran gula rafinasi di pasar. Gula rafinasi seharusnya hanya diperuntukkan bagi kebutuhan industri makanan dan minuman, bukan untuk konsumsi langsung oleh masyarakat.

Perbedaan harga menjadi salah satu faktor penentu. Gula rafinasi di pasaran dijual sekitar Rp13.600 per kilogram, jauh lebih murah dibandingkan gula produksi pabrik rakyat yang berada di kisaran Rp14.400. Padahal, harga acuan penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah untuk gula produksi petani adalah Rp14.500 per kilogram.

Gula rafinasi dikenal memiliki warna yang lebih putih dan rasa yang tidak semanis gula pasir biasa. Namun, harganya yang lebih murah membuatnya lebih diminati oleh konsumen, sehingga menekan daya serap pasar terhadap gula produksi petani lokal. Ini menciptakan persaingan tidak sehat yang merugikan produsen gula nasional.

Solusi Jangka Pendek dan Tantangan Swasembada

Opsi pembelian sementara gula oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menggunakan dana dari Danantara dianggap sebagai solusi jangka pendek. Meskipun dapat membantu mengosongkan gudang dan memberikan 'napas segar' bagi petani, solusi ini tidak menyelesaikan akar masalah. Opsi ini merupakan salah satu alternatif yang dibahas oleh pengurus APTRI Pusat saat berkoordinasi dengan kementerian terkait.

Nasim Khan menekankan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan gula nasional tanpa harus bergantung pada impor. Kuncinya terletak pada pengaturan tata niaga yang benar dan perlindungan harga yang memadai bagi petani. Sumber daya manusia di sektor ini juga dinilai siap untuk mencapai swasembada.

Namun, jika pasar terus dibanjiri gula rafinasi yang tidak sesuai peruntukannya, semangat para petani tebu akan luntur. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk menjaga stabilitas harga, melindungi petani, dan mendorong tercapainya swasembada gula di Indonesia.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • dpr ri
  • ekonomi nasional
  • gula pasir
  • gula rafinasi
  • industri gula
  • jawa timur
  • komisi vi
  • konten ai
  • petani tebu
  • #planetantara
  • swasembada gula
  • tata niaga
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.