Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Fakta Unik: Tarif Impor RI AS 19 Persen Lebih Rendah dari Negara ASEAN Lain, Ini Penjelasan Airlangga

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kesepakatan tarif impor RI AS sebesar 19 persen lebih rendah dari negara ASEAN. Apa dampaknya?

Senin, 21 Jul 2025 20:57:00
konten ai
Copied!
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kesepakatan tarif impor RI AS sebesar 19 persen lebih rendah dari negara ASEAN. Apa dampaknya?
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kesepakatan tarif impor RI AS sebesar 19 persen lebih rendah dari negara ASEAN. Apa dampaknya? (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan kesepakatan penting terkait tarif impor antara Indonesia dan Amerika Serikat. Tarif sebesar 19 persen ini telah disepakati dan bersifat final serta mengikat. Kesepakatan ini menjadi sorotan utama dalam hubungan dagang kedua negara.

Pengumuman ini disampaikan Airlangga usai menghadiri sosialisasi tarif AS di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, pada Senin (21/7). Kesepakatan ini dinilai menguntungkan posisi Indonesia di kancah perdagangan internasional, memberikan kejelasan bagi para pelaku usaha.

Pasalnya, tarif impor RI AS sebesar 19 persen ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Amerika Serikat, membuka peluang ekspor yang lebih besar.

Keunggulan Tarif RI AS Dibanding Negara Lain

Menteri Airlangga menegaskan bahwa angka tarif impor RI AS sebesar 19 persen ini merupakan yang paling kompetitif di antara negara-negara ASEAN. Sebagai perbandingan, Vietnam dan Filipina menghadapi tarif 20 persen untuk produk mereka yang masuk ke AS. Sementara itu, Malaysia dan Brunei Darussalam dikenakan tarif 25 persen.

Bahkan, negara-negara seperti Kamboja dan Thailand harus menghadapi tarif yang jauh lebih tinggi, mencapai 36 persen. Myanmar dan Laos bahkan dikenakan tarif hingga 40 persen. Kondisi ini menempatkan Indonesia pada posisi yang sangat menguntungkan dalam persaingan ekspor ke Amerika Serikat.

Keunggulan tarif ini juga terlihat jika dibandingkan dengan negara pesaing utama dalam ekspor tekstil dan produk tekstil. Bangladesh dikenakan tarif 35 persen, Sri Lanka 30 persen, Pakistan 29 persen, dan India 27 persen. Perbandingan ini menunjukkan daya saing produk Indonesia di pasar global yang semakin kuat.

Perluasan Cakupan Tarif Nol Persen dan Komitmen Dagang Lain

Selain kesepakatan tarif impor RI AS 19 persen, Airlangga juga menjelaskan mengenai penetapan bea masuk nol persen untuk produk asal AS. Berdasarkan buku tarif bea masuk Most Favoured Nation (MFN), dari 11.555 pos tarif produk AS, sekitar 12 persen sudah dikenakan tarif nol persen. Sekitar 47 persen lainnya memiliki bea masuk mendekati 5 persen.

Dengan demikian, sekitar 60 persen produk AS sudah mendapatkan tarif di bawah 5 persen. Melalui perjanjian baru ini, Indonesia akan memperluas cakupan produk yang mendapat tarif nol persen. Praktik ini serupa dengan yang telah dilakukan dalam berbagai perjanjian perdagangan komprehensif (CEPA) dengan negara lain.

Indonesia telah memberikan mayoritas tarif mendekati nol persen kepada mitra dagang seperti ASEAN FTA, ASEAN-China FTA, CEPA Uni Eropa, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Jepang. Perluasan ini akan diterapkan juga untuk Amerika Serikat. Ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam memfasilitasi perdagangan yang lebih bebas dan adil.

Kesepakatan terbaru dengan AS juga mencakup sejumlah komitmen dagang penting lainnya yang akan memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Komitmen ini meliputi pembelian energi dari AS senilai 15 miliar dolar AS dan produk pertanian sebesar 4,5 miliar dolar AS. Selain itu, Garuda Indonesia juga berkomitmen membeli 50 unit pesawat Boeing, mayoritas tipe Boeing 777, yang akan memperkuat armada penerbangan nasional.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • airlangga hartarto
  • amerika serikat
  • asean
  • bea masuk
  • boeing
  • ekonomi indonesia
  • ekspor-impor
  • garuda indonesia
  • konten ai
  • perdagangan internasional
  • #planetantara
  • tarif impor ri as
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.