Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Festival Menenun Lombok Tengah Libatkan 1.000 Penenun, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Lokal

Ribuan penenun berkumpul di Lombok Tengah dalam Festival Menenun Begawe Jelo Nyesek, sebuah inisiatif Bupati untuk melestarikan budaya dan menggerakkan ekonomi lokal. Akankah tradisi ini mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat?

Minggu, 27 Jul 2025 12:30:00
konten ai
Copied!
Ribuan penenun berkumpul di Lombok Tengah dalam Festival Menenun Begawe Jelo Nyesek, sebuah inisiatif Bupati untuk melestarikan budaya dan menggerakkan ekonomi lokal. Akankah tradisi ini mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat?
Ribuan penenun berkumpul di Lombok Tengah dalam Festival Menenun Begawe Jelo Nyesek, sebuah inisiatif Bupati untuk melestarikan budaya dan menggerakkan ekonomi lokal. Akankah tradisi ini mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat? (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat – Festival menenun massal atau Begawe Jelo Nyesek kembali digelar di Desa Sukarara, Lombok Tengah, belum lama ini. Acara akbar ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menegaskan bahwa festival semacam ini harus terus dilestarikan. Menurutnya, budaya menenun memiliki potensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian lokal dan menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aspek budaya semata, tetapi juga pada dampak sosial-ekonomi yang signifikan. Dengan melibatkan ribuan penenun, festival ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah.

Menenun sebagai Pendorong Ekonomi dan Pariwisata

Bupati Lalu Pathul Bahri menyampaikan bahwa budaya menenun merupakan aset berharga yang mampu menggerakkan perekonomian daerah. Kehadiran wisatawan yang datang khusus untuk melihat tradisi tenun di Desa Sukarara menjadi indikator jelas potensi pariwisata yang terkandung di dalamnya.

Pemerintah daerah berencana untuk mengalokasikan anggaran dari APBD guna mendukung keberlangsungan dan kemeriahan festival ini di masa mendatang. Langkah ini menunjukkan keseriusan dalam menjadikan tenun sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif di Lombok Tengah.

Dampak positif dari kegiatan ini tidak hanya terbatas pada sektor ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kolaborasi antarpihak. Hal ini penting untuk memastikan pembangunan di Lombok Tengah dapat berjalan secara berkelanjutan dan merata.

Komitmen Pelestarian Budaya dan Edukasi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga menekankan pentingnya edukasi bagi generasi penerus. Bupati meminta pemerintah desa untuk memberikan pembinaan kepada anak-anak agar mereka mau belajar menenun sejak dini.

Pelestarian budaya menenun dianggap krusial agar warisan leluhur ini tidak punah ditelan zaman. Dengan melibatkan anak-anak dan remaja, diharapkan tradisi menenun akan terus hidup dan berkembang di masa depan, memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Bagi masyarakat Desa Sukarara, menenun bukanlah hal yang sulit karena telah diwariskan secara turun temurun. Anak-anak perempuan di desa ini secara alami dapat belajar dari orang tua mereka, memastikan keberlanjutan tradisi nyesek.

Partisipasi Ribuan Penenun dan Warisan Leluhur

Kepala Desa Sukarara, Saman Budi, menjelaskan bahwa Festival Begawe Jelo Nyesek bertujuan utama melestarikan budaya menenun dan memberikan dampak ekonomi. Acara ini berhasil mengumpulkan sekitar 1.000 penenun perempuan, mulai dari remaja hingga lansia, meskipun total penenun di desa tersebut mencapai 3.000 orang.

Keterbatasan lokasi menjadi alasan mengapa tidak semua penenun dapat berpartisipasi dalam festival ini. Namun, antusiasme yang tinggi dari seribu penenun yang hadir menunjukkan semangat masyarakat dalam menjaga tradisi.

Saman Budi optimistis bahwa tradisi menenun akan terus dilestarikan karena merupakan warisan leluhur yang telah mendarah daging. Pembinaan bagi generasi muda terus dilakukan untuk memastikan bahwa seni menenun tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Desa Sukarara.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • begawe jelo nyesek
  • budaya lokal
  • desa sukarara
  • ekonomi kreatif
  • festival menenun
  • konten ai
  • lombok tengah
  • pariwisata ntb
  • pelestarian budaya
  • #planetantara
  • tenun tradisional
  • umkm
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.