Idul Fitri di Palu: Wali Kota Ajak Warga Tebar Kebaikan dan Jaga Kerukunan
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengajak masyarakat Palu untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum menebar kebaikan, mempererat silaturahmi, dan menjaga kerukunan umat beragama.

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengajak seluruh umat Islam di Kota Palu, Sulawesi Tengah, untuk menjadikan Idul Fitri 1446 Hijriah sebagai momen penting dalam menebar kebaikan dan memperkuat tali persaudaraan antar umat beragama. Ajakan ini disampaikan pada Selasa, 01 April, di Palu. Wali Kota menekankan pentingnya perayaan Idul Fitri yang penuh makna, bukan hanya sekedar perayaan kemenangan, tetapi juga sebagai refleksi diri dan komitmen untuk membangun masyarakat yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Hadianto Rasyid menyampaikan pesan yang menyentuh hati. Ia mengatakan, "Di hari kemenangan ini, mari kita rayakan dengan suka cita, saling memaafkan kesalahan satu sama lain." Ungkapan 'Mohon maaf lahir dan batin', menurutnya, menjadi kalimat sakral yang mampu mempererat silaturahmi dan membangun hubungan yang lebih harmonis antar sesama.
Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan bahwa Idul Fitri bukan hanya perayaan pribadi, melainkan juga momentum untuk merefleksikan nilai-nilai sosial yang penting. Ia menekankan pentingnya saling menghormati dan mencintai sesama untuk menjaga perdamaian dan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.
Momentum Memperkuat Kerukunan Umat Beragama
Wali Kota Palu melihat Idul Fitri sebagai kesempatan emas untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, dan saling berbagi. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya saling memaafkan, baik kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Ia menambahkan, "Selama bulan suci Ramadhan, umat Muslim diperintahkan untuk menahan haus dan lapar, menahan nafsu, serta selalu berbuat kebaikan dan beribadah kepada Allah SWT. Maka, Idul Fitri menjadi hari untuk memetik kemenangan."
Hadianto Rasyid berharap, semangat Idul Fitri dapat terus menjaga kerukunan dan kedamaian di Kota Palu. Ia ingin agar perayaan Idul Fitri ini dapat memperkuat hubungan antar warga dan menciptakan suasana yang kondusif bagi kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, Wali Kota juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar, fasilitas umum, dan tempat wisata. Hal ini bertujuan untuk menjaga keindahan dan kebersihan Kota Palu agar tetap nyaman dan indah dipandang mata.
Menjaga Kebersihan dan Keharmonisan
Wali Kota menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota. Ia mengajak warga untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Dengan menjaga kebersihan, diharapkan Kota Palu dapat menjadi kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.
Dalam konteks sosial, Hadianto Rasyid mengajak warga untuk memanfaatkan Idul Fitri sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan keluarga dan masyarakat. Ia berharap, Idul Fitri dapat menjadi perekat sosial yang mampu membangun keharmonisan dan persatuan di tengah masyarakat Kota Palu. Menurutnya, "Kita semua adalah makhluk sosial, maka manfaatkan Idul Fitri untuk saling merangkul membangun keharmonisan keluarga, terlebih keharmonisan dalam bermasyarakat."
Dengan demikian, pesan Wali Kota Palu untuk Idul Fitri ini tidak hanya sekedar ajakan untuk merayakan kemenangan, tetapi juga seruan untuk membangun masyarakat yang lebih baik, rukun, dan saling menghormati. Ia berharap, semangat Idul Fitri dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga Kota Palu untuk selalu berbuat kebaikan dan menjaga kerukunan.
Melalui ajakan ini, diharapkan masyarakat Palu dapat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan toleransi antar umat beragama di Kota Palu.