Jalanan Bandung Bersiap! Kirab HUT Jabar ke-80 Bakal Tutup Sejumlah Ruas, Catat Rutenya!
Perayaan HUT ke-80 Provinsi Jawa Barat akan dimeriahkan dengan Kirab HUT Jabar pada 19 Agustus 2025. Sejumlah ruas jalan di Bandung akan ditutup sementara. Simak detailnya!

Kota Bandung bersiap menyambut perayaan akbar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Barat. Sebuah Kirab Budaya megah akan digelar pada Selasa, 19 Agustus 2025. Acara ini dipastikan menarik perhatian banyak pihak.
Kirab ini akan berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB. Rutenya membentang dari Gedung Merdeka hingga Gedung Sate. Ini akan menjadi tontonan spektakuler bagi warga dan wisatawan.
Ribuan peserta, termasuk kepala daerah dan seniman, akan memeriahkan acara. Mereka akan menampilkan kekayaan budaya Jawa Barat. Penutupan jalan akan dilakukan untuk kelancaran kegiatan bersejarah ini.
Rute dan Penutupan Jalan Kirab HUT Jabar
Kirab Budaya HUT ke-80 Jabar akan memulai perjalanannya dari Gedung Merdeka. Rute yang dilalui meliputi Jalan Soekarno, Jalan Naripan, dan Jalan Braga. Kemudian, rombongan akan melanjutkan perjalanan melalui Jalan Suniaraja (Viaduct) dan Jalan Wastukencana. Selanjutnya, Kirab akan melintasi Jalan L.L.R.E Martadinata, Jalan H Djuanda, dan berakhir di Gedung Sate.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar menginformasikan adanya penutupan ruas jalan. Penutupan akan dilakukan pada jam-jam tertentu saat rombongan kirab melintas. Secara umum, jalan yang dilalui rute Kirab Budaya akan mulai ditutup pada pukul 14.30 WIB hingga 18.00 WIB. Beberapa jalan yang terdampak termasuk Jalan ABC, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan Wastukencana.
Khusus untuk Jalan Asia Afrika, yang menjadi titik start kirab, penutupan akan dimulai lebih awal. Ruas jalan dari simpang Tamblong hingga Simpang Palaguna akan ditutup mulai pukul 12.00 hingga 16.00 WIB. Sterilisasi parkir juga akan diberlakukan di beberapa area. Lokasi tersebut meliputi tepi Jalan Cikapuncung Barat, Jalan Simpang Cikapundung Barat – Jalan Simpang Braga, Jalan Braga Panjang, Jalan Suniaraja, Jalan Wasukencana, dan Jalan Diponegoro.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar, Mas Adi Komar, menyebutkan bahwa rute kirab memiliki jarak sekitar 4,2 kilometer. Diperkirakan waktu tempuh untuk menyelesaikan rute ini adalah lebih kurang satu jam. Pihak penyelenggara mengajak masyarakat untuk menyaksikan momentum bersejarah ini dengan tertib.
Kemeriahan Budaya dalam Kirab HUT Jabar ke-80
Kirab Budaya HUT ke-80 Jabar ini akan diisi dengan karnaval yang menampilkan berbagai aspek kebudayaan Jawa Barat. Karnaval akan menunjukkan keberagaman budaya kerajaan yang pernah berdiri di tanah Pasundan. Kerajaan-kerajaan tersebut meliputi Kacirebonan, Tarumanegara, Galuh Pajajaran, Pakuan, hingga Sumedang Larang. Ini menjadi kesempatan untuk merayakan warisan sejarah yang kaya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Iendra Sofyan, mengonfirmasi partisipasi berbagai pihak. Para kepala daerah dan wakilnya dari seluruh kabupaten/kota di Jabar akan turut serta. Selain itu, Kepala OPD Jabar, perwakilan desa, serta para seniman sanggar dan komunitas juga akan memeriahkan acara. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap perayaan ini.
Peserta kirab akan menampilkan keindahan kostum kerajaan yang megah. Mereka juga akan menyuguhkan cerita rakyat dan atraksi seni tradisional yang memukau. Tak ketinggalan, jampana atau dongdang berisi makanan khas Jabar akan turut diarak. Ini semua bertujuan untuk memperkaya pengalaman budaya bagi para penonton.
Sekitar 3.000 peserta akan mengikuti kirab ini. Mereka akan bergerak dengan berjalan kaki, mengendarai kuda, dan kereta kencana. Tidak ada kendaraan bermotor yang akan digunakan dalam rombongan utama. Adi Komar menambahkan bahwa kepala daerah direncanakan memimpin pasukannya dengan berkuda. Masyarakat diharapkan memberikan pemakluman atas kepadatan lalu lintas yang mungkin terjadi sebagai imbas kegiatan ini.