Joni Manurung, Perjalanan Kaki Medan-Jakarta Demi Bersalaman dengan Presiden Prabowo
Joni Manurung, warga Medan, berjalan kaki selama 188 hari dari Medan ke Jakarta untuk bertemu dan bersalaman dengan Presiden Prabowo Subianto di acara Idul Fitri Istana Negara.

Seorang pria asal Medan, Sumatera Utara bernama Joni Manurung, telah menuntaskan perjalanan epiknya: berjalan kaki dari Medan menuju Jakarta selama 188 hari. Tujuannya? Bersalaman langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Kegigihannya membuahkan hasil; Joni berhasil bertemu dan berjabat tangan dengan Presiden dalam acara open house Idul Fitri di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin.
Perjalanan panjang Joni dimulai pada bulan Agustus 2024 dan berakhir pada 14 Februari 2025. Motivasi di balik perjalanan ekstrem ini adalah kekagumannya pada jiwa dan semangat patriotisme Presiden Prabowo. Ia bahkan mendokumentasikan perjalanannya melalui akun TikTok pribadinya, mengajak masyarakat untuk mengikuti petualangannya.
Pada acara open house tersebut, Joni mengungkapkan rasa harunya dan kebanggaannya. "Wah, sangat berkesan. Jauh-jauh dari Medan jalan kaki sampai Istana Negara ini untuk bersalaman dengan Bapak Prabowo," ujarnya dengan penuh semangat. Ia juga menyampaikan doa untuk kesehatan Presiden Prabowo agar dapat terus memimpin Indonesia dengan lebih baik.
Perjalanan Inspiratif Menuju Istana Negara
Perjalanan Joni Manurung bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan semangat dan tekad. Bayangkan, menempuh jarak sejauh Medan-Jakarta dengan berjalan kaki membutuhkan waktu, stamina, dan mental yang luar biasa. Kegigihannya ini patut diapresiasi dan menginspirasi banyak orang.
Selama perjalanannya, Joni pasti menghadapi berbagai tantangan, mulai dari cuaca ekstrem, medan yang berat, hingga kelelahan fisik. Namun, semangatnya untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto menjadi pendorong utama hingga ia mencapai tujuannya.
Kisah Joni ini menjadi bukti nyata bahwa tekad dan semangat yang kuat mampu mengatasi segala rintangan. Ia telah menginspirasi banyak orang untuk berani mengejar mimpi dan tujuan mereka, sekecil atau sebesar apapun.
Acara Gelar Griya Idul Fitri di Istana Kepresidenan
Acara open house atau gelar griya yang diadakan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada Senin bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Ribuan masyarakat hadir untuk bersilaturahmi dan bertemu langsung dengan Presiden.
Meskipun tidak semua pengunjung dapat bersalaman langsung dengan Presiden karena keterbatasan waktu, acara ini tetap berlangsung meriah. Para pengunjung disambut dengan sajian makanan dan minuman, serta menerima bingkisan berisi berbagai kebutuhan pokok dan kue kering.
Suasana keakraban dan kebersamaan sangat terasa dalam acara ini. Gelar griya ini menjadi momentum penting bagi Presiden untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan mempererat tali persaudaraan.
Tas bingkisan yang diberikan kepada para pengunjung berisi berbagai macam barang, antara lain mie instan, teh celup, susu, gula, payung, handuk, tempat minum, dan aneka kue kering. Hal ini menunjukkan perhatian Presiden kepada masyarakat yang hadir.
Kesimpulan
Perjalanan Joni Manurung dari Medan ke Jakarta untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto merupakan kisah inspiratif yang menunjukkan kekuatan tekad dan semangat. Kisah ini juga menjadi bagian dari cerita meriahnya acara gelar griya Idul Fitri di Istana Kepresidenan, yang diwarnai oleh silaturahmi antara Presiden dan masyarakat Indonesia.