KALLA Group: Enam Instalasi PLTS untuk Dorong Energi Terbarukan
KALLA Group berkomitmen pada energi terbarukan dengan memasang enam instalasi PLTS di berbagai unit bisnisnya hingga akhir 2025, menghasilkan 1,2 Gigawatt energi per tahun.

Makassar, 20 Maret 2024 - KALLA Group, salah satu konglomerat terbesar di Indonesia Timur, menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan rencana pemasangan enam Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai lokasi operasionalnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).
Inisiatif ini diumumkan oleh Chief Legal & Sustainability Officer KALLA, Subhan Djaya Mappaturung, di Makassar. Ia menjelaskan bahwa energi bersih yang dihasilkan PLTS ini dapat dikonversi menjadi Renewable Energy Certificate (REC), yang memberikan manfaat signifikan bagi KALLA Group, mulai dari peningkatan citra merek hingga kepatuhan terhadap regulasi serta daya tarik bagi investor yang semakin peduli terhadap lingkungan.
Target penyelesaian pemasangan panel surya di seluruh lokasi ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025. Langkah berani ini menunjukkan komitmen nyata KALLA Group dalam mendukung transisi energi hijau global dan berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan.
Lokasi dan Kapasitas PLTS
Keenam lokasi yang akan dilengkapi dengan instalasi PLTS adalah NIPAH Park dan Kalla Toyota Gowa, Mal Ratu Indah, Kalla Toyota Palu, Kalla Toyota Parepare, dan Kalla Toyota Maros. Total kapasitas PLTS yang direncanakan mencapai 887,6 kWp, dengan potensi produksi energi tahunan mencapai 1,2 Gigawatt. Angka ini menunjukkan skala ambisius proyek ini dalam mendukung upaya transisi energi.
Sebagai tahap awal, KALLA Group telah bermitra dengan Suryanesia, perusahaan energi surya terkemuka, untuk memasang PLTS di dua lokasi pertamanya: NIPAH Park dan Kalla Toyota Gowa. Instalasi di NIPAH Park memiliki kapasitas 360,95 kWp dengan produksi tahunan 532.144 kWh, sementara Kalla Toyota Gowa memiliki kapasitas 25,74 kWp dan produksi tahunan 39.107 kWh.
Kedua instalasi ini telah selesai dan siap beroperasi setelah melalui uji kelayakan oleh PLN, menandai langkah nyata KALLA Group dalam mewujudkan komitmennya terhadap energi terbarukan. Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi pengembangan PLTS di lokasi-lokasi lainnya.
Komitmen ESG dan Lingkungan
Proyek PLTS ini sejalan dengan pilar Lingkungan dalam prinsip ESG (Environment, Social & Governance) yang dianut KALLA Group. Hal ini juga selaras dengan misi perusahaan terbaru, yaitu "Berkomitmen untuk Menjaga dan Melestarikan Lingkungan". Pemasangan PLTS merupakan wujud nyata dari komitmen ini.
Subhan Djaya Mappaturung menegaskan, "Inilah yang akan kami wujudkan dalam penerapan prinsip-prinsip ESG di seluruh unit bisnis KALLA." Pernyataan ini menunjukkan komitmen jangka panjang KALLA Group untuk mengintegrasikan praktik keberlanjutan ke dalam seluruh operasional bisnisnya.
Dengan investasi signifikan dalam energi terbarukan, KALLA Group tidak hanya mengurangi jejak karbonnya, tetapi juga memimpin perubahan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan di Indonesia Timur. Langkah ini diharapkan dapat menginspirasi perusahaan lain untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan dan transisi energi.
Keberhasilan proyek ini juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan akses terhadap energi bersih dan berkelanjutan. KALLA Group berharap dapat terus berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang ramah lingkungan di Indonesia Timur.