Kecelakaan Beruntun di Situbondo: Tiga Mobil Masuk Parit, Satu Luka Ringan
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga mobil di jalur pantura Situbondo mengakibatkan satu orang luka ringan, sementara penumpang lainnya selamat.

Situbondo, Jawa Timur, mengalami peristiwa kecelakaan beruntun pada Rabu, 2 April 2024, yang melibatkan tiga mobil pribadi di jalur pantura. Kecelakaan ini terjadi di kawasan Taman Nasional Baluran, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, dan melibatkan 12 orang penumpang. Beruntung, hanya satu orang yang mengalami luka ringan, sementara sisanya selamat.
Peristiwa bermula sekitar pukul (waktu kejadian perlu ditambahkan dari sumber) di jalur Pantura Situbondo-Banyuwangi. Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil Pajero dengan nopol DK 1684 AAN, dikemudikan oleh Edy Suyanto dari Batam; sebuah mobil CRV dengan nopol B 1217 BH, dikemudikan oleh Sukono; dan sebuah minibus Kijang Kotak dengan nopol P 1036 YL. Ketiga mobil melaju searah dari Situbondo menuju Banyuwangi.
Satu korban mengalami luka ringan, yaitu Ali Subhan (45), warga Desa/Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, yang merupakan penumpang Kijang Kotak. Ketiga mobil tersebut terjatuh ke dalam parit sedalam sekitar 120 cm di tepi jalan.
Kronologi Kecelakaan Beruntun di Taman Nasional Baluran
Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Andy Bahtera Indra Jaya, kecelakaan bermula saat mobil Pajero yang dikemudikan Edy Suyanto berusaha mendahului mobil CRV dan Kijang Kotak di depannya. Namun, saat melakukan manuver tersebut, ban mobil Pajero pecah. Hal ini mengakibatkan mobil Pajero kehilangan kendali, menabrak mobil CRV, lalu kembali oleng dan menabrak Kijang Kotak.
Akibatnya, ketiga mobil tersebut terpelanting dan masuk ke dalam parit. Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya pengecekan kondisi kendaraan sebelum berkendara, terutama kondisi ban.
AKP Andy juga menekankan pentingnya berkendara dengan hati-hati, terutama di jalur Pantura yang padat dan seringkali memiliki kondisi jalan yang kurang ideal. Kondisi jalan di sekitar Taman Nasional Baluran, misalnya, mungkin saja memiliki permukaan yang tidak rata atau berlubang yang dapat menyebabkan kecelakaan.
Imbauan Kepolisian dan Keselamatan Berkendara
Sebagai tindak lanjut dari kejadian ini, Satlantas Polres Situbondo mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu waspada dan mengecek kondisi kendaraan secara berkala sebelum berkendara. Penting untuk memastikan kondisi ban, rem, dan sistem kemudi dalam keadaan baik agar terhindar dari kecelakaan.
Selain itu, pengendara juga dihimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan berkendara dengan kecepatan yang sesuai dengan kondisi jalan. Menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan juga sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan beruntun.
AKP Andy Bahtera Indra Jaya juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan pengawasan di jalur Pantura untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang. Upaya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara juga akan terus dilakukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara. Pengecekan rutin kendaraan dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dapat meminimalisir risiko kecelakaan.
Detail Kendaraan yang Terlibat
- Pajero: Nopol DK 1684 AAN, Pengemudi: Edy Suyanto (Kota Batam)
- CRV: Nopol B 1217 BH, Pengemudi: Sukono
- Kijang Kotak: Nopol P 1036 YL, Penumpang Luka: Ali Subhan (45), Desa/Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan dalam berkendara.