Langkah Cerdas: Prabowo Kembali Pimpin Gerindra hingga 2030
Relawan Arus Bawah Prabowo menilai penetapan Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Partai Gerindra periode 2025-2030 merupakan langkah cerdas dan menunjukkan soliditas partai, sekaligus memperjelas komitmen Gerindra pada kepentingan bangsa.

Jakarta, 14 Februari 2024 - Penetapan Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Partai Gerindra untuk periode 2025-2030 telah menimbulkan beragam reaksi. Relawan Arus Bawah Prabowo (ABP), misalnya, menilai keputusan ini sebagai langkah yang sangat cerdas. Pengumuman tersebut disampaikan setelah Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Bogor, Jawa Barat.
Soliditas Partai dan Kepemimpinan Prabowo
Menurut Ketua Umum ABP, Michael Umbas, proses penetapan Prabowo melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang diperluas menjadi KLB mencerminkan kekuatan dan soliditas internal Partai Gerindra yang tinggi. Keputusan ini, menurut Umbas, selaras dengan posisi Prabowo sebagai Presiden terpilih dan menunjukkan beliau sebagai kader terbaik partai.
Umbas juga mengapresiasi langkah Partai Gerindra yang menetapkan Prabowo tidak hanya sebagai Ketua Umum, tetapi juga sebagai calon presiden pada Pemilu 2029. Hal ini, menurutnya, semakin memperjelas komitmen Gerindra untuk mengutamakan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara. Ia menambahkan, "Penetapan Prabowo untuk kembali menjabat sebagai Ketum Gerindra dan capres 2029 kian menunjukkan gerak dan nafas Partai Gerindra yang solid, sekaligus visioner untuk kepentingan bangsa dan negara."
Proses KLB yang Sesuai Aturan
Umbas menegaskan bahwa proses Rapimnas yang berlanjut menjadi KLB telah sesuai dengan aturan internal partai dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Ia menjelaskan bahwa perubahan dari Rapimnas menjadi KLB dilakukan atas permintaan peserta Rapimnas yang telah memenuhi kuorum. Keputusan untuk menaikkan forum menjadi KLB diambil sebagai instrumen tertinggi dalam pengambilan keputusan partai.
Dengan demikian, proses penetapan Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra telah melalui mekanisme internal partai yang sah dan transparan. Hal ini penting untuk menjaga integritas dan kredibilitas partai di mata publik.
Menatap Masa Depan Gerindra
Penetapan Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra untuk periode berikutnya memberikan kepastian kepemimpinan partai dan arah politiknya ke depan. Langkah ini dinilai dapat memperkuat konsolidasi internal partai dan mempersiapkan Gerindra untuk menghadapi tantangan politik mendatang. Dengan kepemimpinan Prabowo yang berpengalaman, Gerindra diharapkan dapat semakin berperan aktif dalam pembangunan nasional.
Keputusan ini juga menunjukkan kesiapan Gerindra untuk menatap Pemilu 2029 dengan strategi yang matang dan kepemimpinan yang solid. Dengan Prabowo sebagai Ketua Umum dan calon presiden, Gerindra memiliki figur yang kuat dan berpengaruh untuk memimpin partai dan memenangkan pertarungan politik mendatang.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, penetapan Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Partai Gerindra periode 2025-2030 dipandang sebagai langkah strategis yang memperkuat posisi partai dan memperjelas arah politiknya. Proses yang transparan dan sesuai aturan internal partai semakin memperkuat legitimasi keputusan ini. Kepemimpinan Prabowo diharapkan dapat membawa Gerindra pada peran yang lebih besar dalam pembangunan bangsa dan negara ke depan.