Macet 12 Km di Puncak, Jalur Alternatif Dibuka!
Kemacetan parah hingga 12 kilometer terjadi di jalur Puncak pada H+1 Lebaran 2025, memaksa pengendara mencari jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi.

Kemacetan panjang melanda jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, pada hari kedua Lebaran 2025 (H+1). Antrean kendaraan mencapai 12 kilometer, tepatnya di depan Istana Cipanas. Kejadian ini memaksa pengendara untuk mencari jalur alternatif, seperti Jonggol dan Sukabumi. Sistem satu arah dari Bogor menuju Cianjur, yang diberlakukan sejak pagi hari dari Pintu Tol Ciawi-Bogor hingga Puncak Pass, menjadi penyebab utama kemacetan ini.
Antrean kendaraan menuju Bogor dari Cianjur terus memanjang. Kondisi ini membuat petugas menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas, termasuk penyekatan, dan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif. Bahkan, di Tugu Lampu Gentur, By Pass-Cianjur, petugas mengarahkan pengendara yang menuju Bogor untuk memilih jalur Jonggol atau Sukabumi guna menghindari penumpukan kendaraan.
Banyak pengendara mengeluhkan terjebak kemacetan selama lebih dari dua jam. Kendaraan hanya bergerak beberapa meter saja selama sistem satu arah diberlakukan. "Sejak pukul 11.00 WIB saya terjebak di jalur Puncak karena sistem satu arah dari Bogor ke Cianjur dilanjutkan dengan dari Bogor ke Jakarta satu arah, terpaksa menunggu karena hendak pulang ke Bogor, kalau dari Bogor ke Cianjur lancar," ungkap Ridwan (35), warga Kabupaten Bogor.
Sistem Satu Arah dan Rekayasa Lalu Lintas
Penerapan sistem satu arah dari Bogor menuju Cianjur, kemudian berlanjut ke Jakarta, menyebabkan kepadatan luar biasa di jalur Puncak. Ratusan petugas dari berbagai pos pengamanan di sepanjang jalur Puncak dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas dan mencegah penumpukan kendaraan. Petugas juga mengarahkan pengendara ke jalur alternatif di kawasan Cipanas, seperti pertigaan Hanjawar menuju Puncak II atau Cikalongkulon menuju Jonggol, karena belum ada kepastian waktu berakhirnya sistem satu arah menuju Bogor.
Kepadatan kendaraan ini juga dipicu oleh tingginya volume kendaraan yang melintasi jalur utama Bogor. Kondisi ini diperparah dengan sistem satu arah yang diberlakukan sejak pagi hari. "Kami berharap pengendara sabar mengantre karena kondisi jalur menuju Bogor dari Cianjur macet dan kendaraan tidak bergerak imbas dari sistem satu arah di wilayah hukum Bogor," jelas Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Hardian Ardianto.
Pihak kepolisian terus berupaya mengurai kemacetan dan mengoptimalkan pengaturan lalu lintas. Petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara untuk menggunakan jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan panjang.
Imbauan Menggunakan Jalur Alternatif
Sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan, pihak kepolisian mengimbau pengendara yang menuju Puncak, Bogor, dan sekitarnya dari arah Cianjur untuk menggunakan jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalur Puncak dan memperlancar arus lalu lintas. Petugas di lapangan terus memberikan informasi dan arahan kepada pengendara mengenai jalur alternatif tersebut.
Penggunaan jalur alternatif diharapkan dapat mengurangi beban di jalur Puncak dan memberikan solusi bagi pengendara yang terjebak kemacetan. Kepolisian menghimbau pengendara untuk selalu memperhatikan informasi lalu lintas terkini dan merencanakan perjalanan dengan baik sebelum berangkat.
Meskipun sistem satu arah diberlakukan untuk mengatur arus lalu lintas, tingginya volume kendaraan pada periode libur Lebaran tetap menimbulkan tantangan tersendiri dalam mengelola lalu lintas di jalur Puncak. Oleh karena itu, kerjasama antara pihak kepolisian dan pengendara sangat penting untuk mengatasi kemacetan dan memastikan kelancaran perjalanan.
Situasi ini menjadi pengingat pentingnya perencanaan perjalanan yang matang, terutama pada periode libur panjang. Memanfaatkan jalur alternatif dan mengikuti arahan petugas lalu lintas dapat membantu meminimalisir dampak kemacetan.