Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Miris! Siswa MI Lebak Belajar di Gubuk Darurat, Bertaruh Cuaca Demi Ilmu

Ratusan Siswa MI Lebak Belajar di Gubuk karena bangunan sekolah rusak parah. Bagaimana nasib pendidikan mereka di tengah keterbatasan ini?

Minggu, 27 Jul 2025 04:47:00
konten ai
Copied!
Ratusan Siswa MI Lebak Belajar di Gubuk karena bangunan sekolah rusak parah. Bagaimana nasib pendidikan mereka di tengah keterbatasan ini?
Ratusan Siswa MI Lebak Belajar di Gubuk karena bangunan sekolah rusak parah. Bagaimana nasib pendidikan mereka di tengah keterbatasan ini? (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mathla'ul Anwar Hayatul Jadidah di Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten, terpaksa menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) di sebuah gubuk darurat. Kondisi memprihatinkan ini terjadi akibat bangunan sekolah utama yang rusak parah dan tidak memadai untuk menampung seluruh peserta didik.

Kepala MI Mathla'ul Anwar Hayatul Jadidah, Otong Safei, mengungkapkan bahwa keputusan untuk menggunakan gubuk diambil demi keberlangsungan pendidikan. Bangunan utama sekolah sudah sangat mengkhawatirkan dengan atap bocor dan dinding yang lapuk, sehingga tidak aman bagi keselamatan siswa.

Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, semangat belajar para siswa tidak padam. Mereka tetap berupaya menimba ilmu di tengah kondisi yang jauh dari ideal, menunjukkan dedikasi luar biasa terhadap pendidikan di pelosok Lebak.

Kondisi Memprihatinkan Madrasah di Pelosok Lebak

MI Mathla'ul Anwar Hayatul Jadidah menghadapi tantangan serius terkait infrastruktur pendidikan. Dengan enam kelompok belajar (rombel), sekolah ini hanya memiliki lima ruang kelas yang tersedia, memaksa satu rombel untuk belajar di luar gedung utama.

Gubuk yang digunakan sebagai ruang kelas darurat dibangun dari bahan seadanya, jauh dari standar kelayakan. Otong Safei menjelaskan risiko yang dihadapi siswa: "Di gubuk itu untuk kelas 6. Risikonya kalau musim hujan, anak-anak kecipratan air. Kalau musim panas, mereka kepanasan."

Kondisi bangunan utama tidak kalah mengkhawatirkan. Atap yang bocor dan dinding yang lapuk menjadi pemandangan sehari-hari, menimbulkan kekhawatiran akan potensi roboh. "Kami selalu cemas akan keselamatan murid-murid, terutama saat cuaca buruk, seperti hujan lebat disertai angin kencang," tambah Otong.

Situasi ini menyoroti kebutuhan mendesak akan perbaikan fasilitas pendidikan di wilayah pelosok, agar siswa dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan kondusif.

Perjuangan Kepala Sekolah dan Kendala Bantuan

Otong Safei telah berulang kali berupaya mencari bantuan untuk perbaikan sekolah. Setiap tahun, proposal permohonan bantuan diajukan kepada pemerintah setempat, namun hingga kini belum membuahkan hasil yang diharapkan.

"Jawaban dari pemerintah selalu belum berhasil, katanya," ujar Otong, menunjukkan frustrasi atas lambatnya respons. Kondisi ini membuat proses belajar mengajar tetap berlangsung dalam keterbatasan yang ekstrem.

Selain itu, sekolah tidak dapat memungut iuran dari para orang tua murid. Otong menjelaskan bahwa sebagian besar warga di kampung sekitar bekerja sebagai petani dengan penghasilan tidak menentu. "Saya tidak tega meminta iuran bangunan, karena kondisi ekonomi masyarakat di sini menengah ke bawah," katanya.

MI Mathla'ul Anwar Hayatul Jadidah merupakan satu-satunya tumpuan pendidikan bagi 149 anak dari beberapa kampung di sekitarnya. Jika ingin melanjutkan ke sekolah negeri (SD), anak-anak harus menempuh perjalanan lebih dari tiga kilometer melewati jalanan kampung yang rusak, menambah beban bagi mereka yang ingin meraih pendidikan.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • berita pendidikan
  • cileles lebak
  • kbm darurat
  • kondisi sekolah
  • konten ai
  • lebak banten
  • madrasah ibtidaiyah
  • otong safei
  • pendidikan_lebak
  • #planetantara
  • sekolah rusak
  • siswa pelosok
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.