Pawai Takbir Keliling Meriahkan Idul Fitri di Mukomuko
Pemerintah Kabupaten Mukomuko menggelar pawai takbir keliling yang meriah untuk merayakan Idul Fitri 1446 H, dengan rute yang lebih panjang dan melibatkan banyak peserta.

Pawai takbir keliling menyemarakkan malam Idul Fitri 1446 H di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Mukomuko ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Bupati Mukomuko, kepala perangkat daerah, dan masyarakat umum. Pawai dimulai setelah Shalat Isya, sekitar pukul 20.00 WIB, dengan titik kumpul di kediaman Bupati Mukomuko.
Apa yang terjadi? Pemkab Mukomuko menggelar pawai takbir keliling. Siapa yang terlibat? Bupati Mukomuko, kepala perangkat daerah, dan masyarakat. Di mana? Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kapan? Malam Idul Fitri 1446 H (29-30 Maret 2024). Mengapa? Untuk merayakan Idul Fitri dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah. Bagaimana? Dengan pawai kendaraan yang melewati rute yang telah ditentukan.
Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Mukomuko, Amri Kurniadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan pawai takbir keliling merupakan agenda tahunan Pemkab Mukomuko. Meskipun demikian, pelaksanaan tetap menunggu pengumuman sidang Isbat dari Kementerian Agama RI. "Bupati Mukomuko mengundang semua kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mukomuko untuk mengikuti pawai takbir keliling," ujar Amri Kurniadi.
Rute Pawai Takbir Keliling yang Lebih Panjang
Tahun ini, rute pawai takbir keliling di Mukomuko lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Rute tersebut melewati empat kecamatan di Kabupaten Mukomuko. Pawai dimulai dari kediaman Bupati di Desa Kota Praja, Kecamatan Air Manjuto.
Selanjutnya, rombongan akan melewati SP VI, SP V, dan keluar simpang Desa Lubuk Gedang. Kemudian, rombongan akan memasuki Jalan Lintas Sumatera, berbelok kiri menuju Kecamatan Kota Mukomuko, melewati bundaran di Kelurahan Pasar Mukomuko, dan berakhir di Masjid Agung Kelurahan Bandar Ratu.
Perpanjangan rute ini diharapkan dapat melibatkan lebih banyak masyarakat dan semakin menyemarakkan perayaan Idul Fitri di Kabupaten Mukomuko. Pemilihan rute juga mempertimbangkan aksesibilitas dan keamanan selama pawai berlangsung.
Peserta Pawai Takbir Keliling
Peserta pawai takbir keliling tahun ini terdiri dari berbagai unsur. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) di Kabupaten Mukomuko diundang untuk berpartisipasi. Selain itu, masyarakat umum juga dipersilakan untuk bergabung dalam pawai tersebut.
Amri Kurniadi memperkirakan akan ada sekitar 40 kendaraan dinas yang mengikuti pawai, belum termasuk kendaraan dari FKPD dan kendaraan masyarakat. Jumlah peserta yang cukup banyak ini menunjukkan antusiasme masyarakat Mukomuko dalam menyambut Idul Fitri.
Dengan demikian, pawai takbir keliling ini menjadi salah satu kegiatan yang dinantikan setiap tahunnya oleh masyarakat Mukomuko dan menjadi bagian penting dalam perayaan Idul Fitri di daerah tersebut. Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk syiar Islam, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar warga.
Pawai takbir keliling di Kabupaten Mukomuko diharapkan dapat terus menjadi tradisi yang positif dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Semoga perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh keberkahan.