Pemkot Medan Galakkan Siskamling: Atasi Citra Negatif dan Tingkatkan Kamtibmas
Pemkot Medan menggalakkan kembali siskamling dan meningkatkan kerjasama dengan masyarakat untuk mengatasi meningkatnya aksi kejahatan dan memperbaiki citra Kota Medan.

Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, gencar menggalakkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) guna meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya aksi kejahatan yang telah menimbulkan citra negatif bagi Kota Medan di media sosial. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, secara langsung memimpin upaya ini untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Wali Kota Rico Waas mengakui bahwa Kota Medan akhir-akhir ini menjadi sorotan negatif terkait maraknya aksi kejahatan. Beliau menyatakan, "Di media sosial akhir-akhir ini kita mendapatkan sindiran dan ejekan. Ada anekdot yang bernuansa negatif yang menyebut bahwa Kota Medan itu ibarat Gotham City. Ke depan peran-peran siskamling akan semakin kita galakkan." Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Pemkot Medan dalam mengatasi masalah keamanan dan ketertiban yang sedang dihadapi.
Selain mengoptimalkan siskamling, Pemkot Medan juga akan meningkatkan kerja sama yang erat dengan aparat penegak hukum. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sinergi yang efektif dalam menanggulangi berbagai bentuk kejahatan. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, diharapkan dapat menciptakan efek jera bagi para pelaku kejahatan dan meningkatkan rasa aman bagi warga Kota Medan.
Siskamling dan Kerjasama Masyarakat: Pilar Utama Kamtibmas
Peningkatan peran siskamling menjadi fokus utama dalam strategi Pemkot Medan untuk meningkatkan kamtibmas. Siskamling diharapkan dapat menjadi mata dan telinga masyarakat dalam mengawasi lingkungan sekitar dan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam keberhasilan program ini.
Pemkot Medan juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi terkait kejahatan. "Kalau perlu setiap informasi soal kejahatan, judi online, setiap informasi soal peredaran narkoba, setiap informasi soal hal-hal yang meresahkan masyarakat akan kita apresiasi dengan reward atau hadiah," ujar Wali Kota Rico Waas. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Medan dalam melibatkan masyarakat secara aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Tidak hanya itu, Pemkot Medan juga mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga kamtibmas. Wali Kota Rico Waas menekankan pentingnya kontribusi generasi muda dalam menciptakan Kota Medan yang aman dan nyaman. "Kami sangat membutuhkan setiap kontribusi rekan-rekan anak muda untuk berkontribusi untuk kota yang kita cintai ini. Kota ini memanggil-mu untuk berbuat kebaikan," imbuhnya.
Patroli Intensif Selama Ramadhan
Selama bulan Ramadhan, Pemkot Medan meningkatkan intensitas patroli, khususnya pada kegiatan subuh. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tawuran dan balap liar yang sering terjadi di beberapa wilayah Kota Medan. Peningkatan patroli ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Medan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Rico Waas menegaskan bahwa jajarannya bersama pemangku kebijakan terkait akan terus meningkatkan patroli untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Komitmen ini menunjukkan keseriusan Pemkot Medan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Medan, khususnya selama bulan Ramadhan.
Dengan menggalakkan kembali siskamling, meningkatkan kerja sama dengan aparat penegak hukum, dan melibatkan aktif masyarakat, termasuk generasi muda, Pemkot Medan berharap dapat menciptakan Kota Medan yang aman, nyaman, dan terbebas dari citra negatif yang selama ini melekat.
Upaya-upaya yang dilakukan Pemkot Medan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan di kota tersebut.