Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita di Medan, Motifnya Rampas Harta

Polisi Medan menangkap Edi Subayu, pelaku pembunuhan Risma Yunita yang jasadnya ditemukan di kebun tebu; motifnya adalah perampasan harta benda korban.

Minggu, 23 Mar 2025 00:35:00
#planetantara
Copied!
Polisi Medan menangkap Edi Subayu, pelaku pembunuhan Risma Yunita yang jasadnya ditemukan di kebun tebu; motifnya adalah perampasan harta benda korban.
Polisi Medan menangkap Edi Subayu, pelaku pembunuhan Risma Yunita yang jasadnya ditemukan di kebun tebu; motifnya adalah perampasan harta benda korban. (© 2025 Antaranews)
ADVERTISEMENT

Polisi Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan berhasil mengungkap kasus pembunuhan Risma Yunita (31), seorang wanita yang jasadnya ditemukan di perkebunan tebu Jalan Glugur Rimbun-Diski, Desa Sei Semayang, Deli Serdang, Sumatera Utara. Tersangka, Edi Subayu alias ES (39), pacar korban, ditangkap saat hendak melarikan diri ke Aceh. Peristiwa pembunuhan terjadi pada Kamis (20/3) di kamar kos korban di Desa Medan Krio, Sunggal, Deli Serdang, dan jasad korban ditemukan keesokan harinya.

Kepala Polrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, mengungkapkan bahwa tersangka dan korban berkenalan melalui media sosial pada Februari 2024. Motif pembunuhan ini adalah perampasan harta benda. "Motif pembunuhan ini karena tersangka ingin menguasai harta benda korban," ujar Gidion. Tersangka mencekik korban hingga tewas, kemudian membawa mayatnya ke kebun tebu dan membuangnya. Selain itu, tersangka juga mengambil sepeda motor, perhiasan emas, dan uang korban.

Penangkapan Edi Subayu dilakukan pada Sabtu (22/3) di Kabupaten Langkat. Saat perjalanan menuju Polsek Sunggal, tersangka melawan petugas dan mencoba melarikan diri, sehingga polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kakinya. Tersangka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk perawatan medis. "Tersangka sudah merencanakan pembunuhan dan perampasan harta benda korban," tambah Gidion.

Kronologi Pembunuhan dan Penangkapan

Menurut keterangan polisi, tersangka Edi Subayu menjemput korban Risma Yunita dari rumahnya dan membawanya ke kamar kos di Desa Medan Krio. Di sana, ia mencekik Risma hingga tewas. Setelah itu, Edi membawa jasad Risma menggunakan sepeda motor dan membuangnya di perkebunan tebu. Ia kemudian mengambil barang-barang milik korban dan melarikan diri.

Jasad Risma ditemukan oleh warga pada Jumat (21/3) dan dilaporkan ke Polsek Sunggal. Polisi yang mendapatkan informasi bahwa korban memiliki pacar, langsung mencari keberadaan Edi Subayu. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap tersangka di Kabupaten Langkat saat ia hendak kabur ke Aceh.

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain empat unit handphone, dompet, tas, baju, celana pendek, dan sepeda motor korban.

Polisi juga menjelaskan bahwa motif pembunuhan dilatarbelakangi oleh kekecewaan tersangka karena korban terus-menerus meminta untuk segera dinikahi, sementara Edi belum bersedia. Hal ini kemudian memicu niat tersangka untuk membunuh korban.

Tersangka Dijerat Pasal Berlapis

Atas perbuatannya, Edi Subayu dijerat dengan Pasal 340 Subs Pasal 338 Subs Pasal 365 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup atau pidana mati. Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Barang Bukti yang Diamankan:

  • Empat unit handphone
  • Dompet
  • Tas
  • Baju
  • Celana pendek
  • Sepeda motor

Penangkapan tersangka ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan keadilan bagi keluarga korban. Polisi berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • kasus pembunuhan
  • konten ai
  • kriminalitas
  • pembunuhan medan
  • #planetantara
  • polisi tangkap tersangka
  • sumatera utara
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.