Polres Mukomuko Buka Layanan Aduan Premanisme Berkedok Ormas Jelang Lebaran
Polres Mukomuko membuka layanan pengaduan terkait aksi premanisme berkedok ormas yang meminta sumbangan menjelang Lebaran, meresahkan masyarakat dan pelaku usaha di Mukomuko, Bengkulu.

Kepolisian Resor (Polres) Mukomuko, Bengkulu, membuka layanan pengaduan terkait aksi premanisme berkedok organisasi masyarakat (ormas) jelang Lebaran. Aksi ini meresahkan masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Mukomuko. Layanan pengaduan ini diresmikan sebagai upaya untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kapolres Mukomuko, AKBP Yana Supriatna, menyatakan bahwa sasaran utama aksi premanisme berkedok ormas ini adalah pelaku usaha, perusahaan, dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah daerah. Mereka sering meminta sumbangan dengan dalih kegiatan sosial menjelang Lebaran. AKBP Yana Supriatna menghimbau masyarakat untuk berani melaporkan segala bentuk intimidasi dan pemerasan yang dilakukan oknum yang mengatasnamakan ormas.
Polres Mukomuko berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk pemerasan dan intimidasi yang mengganggu ketertiban dan iklim investasi di daerah tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode menjelang Lebaran. Pihak kepolisian berharap masyarakat aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan.
Waspada Premanisme Berkedok Ormas Jelang Lebaran
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, aksi premanisme berkedok ormas seringkali meningkat. Para pelaku biasanya meminta sumbangan dengan cara-cara yang tidak wajar, baik melalui proposal maupun secara lisan. Hal ini dinilai sebagai bentuk pemaksaan yang merugikan dunia usaha dan pemerintah daerah. Polres Mukomuko mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menolak praktik premanisme ini.
AKBP Yana Supriatna menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang terjadi. Tidak ada toleransi terhadap tindakan premanisme yang mengatasnamakan ormas. Polisi berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha, agar mereka dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang tanpa rasa takut.
"Kami menginginkan suasana di daerah ini tetap aman dan kondusif ketika mendekati Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah," ujar AKBP Yana Supriatna. Polres Mukomuko hampir setiap tahun melaksanakan berbagai kegiatan untuk memberikan rasa aman bagi warga Mukomuko menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Menjelang Hari Raya Idulfitri, biasanya ada oknum yang meminta sumbangan secara tidak wajar dengan dalih kegiatan sosial atau kepentingan ormas, baik melalui proposal maupun secara lisan," kata AKBP Yana Supriatna menambahkan.
Imbauan Kepada Pelaku Usaha di Mukomuko
Imbauan kepada seluruh pelaku usaha di Mukomuko sangat penting. Mereka diimbau untuk tidak takut melaporkan jika ada oknum yang mengatasnamakan ormas melakukan pemerasan atau pungutan liar, terutama menjelang Lebaran Idul Fitri. Kerjasama antara masyarakat dan pihak kepolisian sangat dibutuhkan untuk memberantas premanisme berkedok ormas.
Permintaan sumbangan yang tidak wajar, baik untuk kegiatan sosial maupun kegiatan lain menjelang peringatan hari besar keagamaan, merupakan bentuk pemaksaan yang berpotensi merugikan dunia usaha dan pemerintah daerah. Oleh karena itu, pelaporan segera atas tindakan premanisme sangat penting untuk mencegah kerugian yang lebih besar.
Dengan adanya layanan pengaduan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang dan aman dalam menjalankan aktivitasnya menjelang Lebaran. Polres Mukomuko berkomitmen untuk terus berupaya menciptakan situasi yang kondusif dan aman bagi seluruh warga Mukomuko.
Langkah-langkah yang dilakukan Polres Mukomuko ini merupakan upaya proaktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kerjasama antara masyarakat dan aparat penegak hukum sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.
Polres Mukomuko berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengaduan yang telah disediakan dan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan. Dengan demikian, pihak kepolisian dapat segera bertindak dan mencegah terjadinya tindak kejahatan yang lebih besar.
Kesimpulan
Pembukaan layanan pengaduan oleh Polres Mukomuko menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang Lebaran. Kerjasama antara masyarakat dan aparat penegak hukum sangat penting untuk memberantas premanisme dan menciptakan suasana yang aman dan kondusif.